KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Warga Desa Sei Kayu, Kecamatan Kapuas Barat, yang tinggal di pinggiran Daerah Aliran Sungai (DAS) Kapuas, dibuat heboh pada Jumat siang, 8 Agustus 2025. Pasalnya, seekor anak buaya terlihat bertengger di atas lanting milik warga. 

Kemunculan hewan reptil ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat.

Menurut Hera, salah seorang warga setempat, buaya yang sempat direkam ini,terlihat berukuran kecil, kemungkinan anakan. 

"Buaya tersebut berukuran kecil, sepertinya anakan buaya," ujar Hera. 

Kemunculan ini terjadi setelah kurang lebih satu bulan sebelumnya juga ditemukan buaya di lokasi yang sama.

"Termasuk jarang tempat kami ini ada buaya. Tapi entahlah satu bulan terakhir ini, mulai muncul. Jadi was-was," ungkap Hera, menyiratkan perasaan waspada yang mulai dirasakan warga. 

Kemunculan buaya secara berulang ini membuat masyarakat mulai khawatir, terutama bagi mereka yang sehari-hari beraktivitas di sungai.

Meskipun sungai masih menjadi urat nadi kehidupan, termasuk keberadaan lanting yang sering digunakan warga, masyarakat mulai mengambil langkah antisipasi. Mereka menjadi lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Warga berharap pihak terkait dapat segera mengambil tindakan untuk memastikan keselamatan mereka. Pengawasan dan edukasi mengenai cara berinteraksi dengan satwa liar, khususnya buaya, menjadi sangat penting agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman di sekitar DAS Kapuas. (SABRIANOOR/H)