BORNEONEWS, Palangka Raya – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kalimantan Tengah menerapkan metode blended learning pada Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I Tahun 2025 yang dibuka Jumat, 8 Agustus 2025.
Sebanyak 44 peserta dari berbagai perangkat daerah mengikuti pelatihan ini.
Kepala BPSDM Kalteng, Nunu Andriani, memaparkan bahwa blended learning menggabungkan pembelajaran di tempat kedudukan peserta dengan pembelajaran di Kampus BPSDM Kalteng. Metode ini dinilai efektif membangun keterampilan kepemimpinan yang adaptif.
"Kurikulum kami mencakup empat agenda utama, mulai dari kepemimpinan berbasis Pancasila hingga aktualisasi kepemimpinan kinerja, yang diarahkan untuk memperkuat kapasitas, mendorong inovasi, dan membangun budaya kerja kolaboratif," kata Nunu Andriani di Palangka Raya, Jumat, 8 Agustus 2025.
Pelatihan berlangsung hingga 10 Desember 2025, membekali peserta dengan kemampuan manajerial sesuai amanat peraturan perundang-undangan.
Nunu menegaskan peserta juga akan merancang dan melaksanakan aksi perubahan sebagai implementasi ilmu yang diperoleh.
Dengan pola ini, diharapkan peserta mampu menghasilkan perubahan positif yang mendukung pelayanan publik, administrasi pemerintahan, dan pembangunan di daerah masing-masing. (HERMAWAN DP/H)









