BORNEONEWS, Kotawaringin Barat - Untuk menggenjot partisipasi masyarakat dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kotawaringin Barat 2017, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar kegiatan sosialisasi di wihara Graha Syailendra Pangkalan Lima, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kotawaringin Barat, Minggu (30/10/2016). Sosialisasi bertajuk Peningkatan Program Partisipasi Pemilih pada pemilihan bupati dan wakil bupati, KPU Kobar menggandeng Panwaslih, menyasar jemaat tiga umat beragama yaitu Hindu, Kristen dan Khonghucu.
"Sosialisasi kali ini kita adakan di wihara dan mengundang tiga umat beragama dari Hindu, Khonghucu dan Kristen dan kebetulan mereka siap memfasilitasi," kata Dofrawati Siburian, Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kotawaringin Barat.
Tujuan KPU Kobar mengadakan sosialisasi agar tingkat partisipasi pada pemilihan bupati dan wakil bupati pada 15 Februari 2017 dapat meningkat dibandingkan pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur lalu.
Dalam rangka peningkatan partisipasi tersebut maka KPU bersama Panwaslih Kabupaten Kobar melakukan gebrakan dengan melakukan sosialisasi yang lebih gencar untuk menggugah kesadaran masyarakat agar berbondong-bondong datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada pemilihan nantinya.
" Gebrakan sosialisasi sudah kita lakukan bersama Panwas tidak hanya tempat ibadah kita juga akan menyasar ke sekolah-sekolah," ujar Dofrawati.
Pemerataan sosialisasi secara meluas sangat penting dilaksanakan terutama kepada masyakat yang apatis terhadap penyelenggaraan pemilu. Sehingga tidak ada lagi alasan bahwa masyarakat malas datang ke TPS karena tidak mengenal para calon pemimpinnya dan apa visi misinya.
Selain itu banyaknya pemilih pemula yang belum terdaftar dalam DPS juga menjadi keprihatinan penyelenggara pemilu. Berdasarkan riset yang mereka lakukan dari 200 pemilih pemula hanya segelintir saja yang sudah terdaftar dalam DPS sementara sisanya tidak tahu ataupun belum terdaftar di dalam DPS.
" Perlu keterlibatan orang tua dan sekolah kepada pemilih pemula, kebetulan hari ini yang datang juga ada beberapa orang pemilih pemula," tegas Dofrawati.
Sementara itu, Ketua Wihara Graha Syailendra, Gelian Wijaya mengatakan inovasi dalam melakukan sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi pemilih sangat diperlukan, seperti ke tempat-tempat peribadatan sebabnya selama ini belum pernah dilakukan oleh KPU.
Dan dengan sosialisasi yang dilaksanakan oleh KPU Kobar maka penyelenggaraan pemilu dapat berjalan dengan lancar, aman dan damai serta jumlah pemilih yang datang lebih meningkat.
" Jadi untuk meningkatkan partisipasi pemilih maka kami akan mendorong kepada umat kami untuk berpartisipasi secara aktif dalam pemilukada Kotawaringin Barat kebetulan karena kami berdekatan maka hari ini ada tiga umat beragama yang kami undang," kata Wijaya. (KOKO SULISTYO/N).








