BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai bagian integral dari visi-misi pemerintahannya.
Prioritas utama akan difokuskan pada pengembangan infrastruktur dan peningkatan kualitas layanan kesehatan di seluruh wilayah Kalteng.
Agustiar Sabran menyoroti potensi besar PAD yang dapat digali dari berbagai sektor strategis. Sektor-sektor tersebut meliputi Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan plat KH, Bank Kalteng, potensi pajak dari alat berat, air permukaan, serta mineral bukan logam dan batuan (MBLB).
Gubernur Agustiar Sabran mengajak seluruh elemen masyarakat dan lembaga pemerintahan untuk bersinergi dalam upaya meningkatkan PAD Kalteng. Ia secara khusus mengajak DPRD, kejaksaan, kepolisian, Korem, serta pihak-pihak lain yang memiliki potensi untuk mendukung optimalisasi PAD.
"Untuk mencapai target PAD yang optimal, diperlukan kerja sama dan dukungan dari semua pihak, kami percaya bahwa dengan sinergi yang kuat, kita dapat menggali potensi PAD yang ada dan mengalokasikan sumber daya tersebut untuk pembangunan infrastruktur dan peningkatan layanan kesehatan," ujar Agustiar Sabran, Sabtu, 9 Agustus 2025.
Langkah strategis akan segera diimplementasikan untuk mengidentifikasi dan memanfaatkan potensi PAD yang belum tergali secara maksimal.
Pemerintah Provinsi Kalteng akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem perpajakan dan retribusi daerah, serta meningkatkan pengawasan terhadap sektor-sektor yang berpotensi menyumbang PAD signifikan.
Dengan optimalisasi PAD, diharapkan Pemerintah Provinsi Kalteng dapat memiliki sumber daya yang cukup untuk membiayai program-program pembangunan yang telah direncanakan.
"Peningkatan infrastruktur dan kualitas layanan kesehatan akan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Kalteng secara keseluruhan" pungkasnya. (PATHUR/R)








