BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery mendorong percepatan pembangunan akses darat di wilayah pelosok kota yang selama ini hanya dapat dijangkau melalui jalur air.
Langkah ini dinilainya penting untuk mengejar ketertinggalan infrastruktur sekaligus menekan biaya transportasi ekonomi masyarakat.
Menurut Khemal, keterbatasan akses darat membuat mobilitas warga dan distribusi barang menjadi lambat serta mahal. Kondisi tersebut berdampak pada harga kebutuhan pokok yang cenderung tinggi di wilayah terpencil.
“Jika akses darat dibangun, biaya angkut barang dan mobilitas warga bisa lebih murah dan cepat. Hal ini tentu akan membantu menggerakkan roda perekonomian di daerah tersebut,” ujarnya, Sabtu, 9 Agustus 2025.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur jalan di pelosok harus menjadi prioritas pemerintah daerah, mengingat perannya yang strategis dalam pemerataan pembangunan.
Akses yang baik akan membuka peluang ekonomi baru, memperlancar distribusi, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Khemal juga berharap pemerintah dapat melakukan perencanaan yang matang, termasuk mempertimbangkan kondisi geografis dan kebutuhan masyarakat setempat, sehingga pembangunan benar-benar efektif dan berkelanjutan.
“Pemerataan infrastruktur bukan hanya soal membangun jalan, tetapi juga memastikan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya. (MARINI/R)









