PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Palangka Raya (UPR) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendekatkan sains kepada generasi muda melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk Kegiatan Edukatif IPA untuk Siswa Sekolah Dasar. Kegiatan ini digelar pada Kamis, 7 Agustus 2025 di SDN 1 Tumbang Rungan, Palangka Raya, dengan melibatkan dosen dan mahasiswa sebagai fasilitator pembelajaran.

Kegiatan yang dipimpin oleh Ketua Tim PkM, Suhartono ini menekankan pentingnya menumbuhkan minat terhadap sains sejak dini sebagai bekal anak-anak menghadapi tantangan masa depan. Koordinator Program Studi Pendidikan Fisika FKIP UPR, Pri Ariadi Cahya Dinata turut menyampaikan bahwa SDN 1 Tumbang Rungan dipilih karena lokasinya yang berada di daerah aliran Sungai Kahayan, yang memiliki kekhasan alam khas Kalimantan Tengah.

Kepala Sekolah SDN 1 Tumbang Rungan, Primawatie menyambut baik kegiatan ini dan menyampaikan harapannya agar kegiatan edukatif tersebut dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan minat siswa terhadap sains.

“Kami berharap kegiatan ini mampu menginspirasi para guru dalam merancang eksperimen sederhana yang menarik dan relevan dengan kehidupan siswa,“ tutur Primawatie.

Dukungan juga datang dari Lurah Tumbang Rungan, Aan, SE, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu, ia memberikan apresiasi atas inisiatif Program Studi Pendidikan Fisika UPR yang dinilai mampu memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam bidang pendidikan.

“Kegiatan semacam ini sangat penting untuk membangun budaya ilmiah di lingkungan sekolah dasar,“ tuturnya.

Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi percobaan sains yang melibatkan siswa kelas IV, V, dan VI. Percobaan dilakukan secara paralel dalam kelompok kecil, dengan topik-topik menarik seperti Mekanika-Fluida, Optik-Gelombang, dan Listrik-Magnet. Alat dan bahan yang digunakan berasal dari lingkungan sekitar, sehingga siswa dapat lebih mudah memahami konsep-konsep sains melalui pengalaman langsung.

Mahasiswa dan dosen yang tergabung dalam tim pengabdian membimbing siswa dalam melakukan percobaan. Mereka tidak hanya menjelaskan teori, tetapi juga mengajak siswa untuk mengamati, bertanya, dan menarik kesimpulan dari hasil eksperimen. Pendekatan ini membuat suasana belajar menjadi aktif dan menyenangkan.

Siswa terlihat sangat antusias mengikuti setiap sesi. Mereka menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi dan aktif berpartisipasi dalam diskusi kelompok. Beberapa siswa bahkan menyampaikan bahwa ini adalah pengalaman pertama mereka melakukan percobaan sains secara langsung, dan berharap kegiatan serupa bisa diadakan kembali.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Pendidikan Fisika FKIP UPR berharap dapat terus memperluas jangkauan pengabdian dan memperkuat peran pendidikan tinggi dalam membangun fondasi sains yang kuat di tingkat dasar. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pendekatan edukatif yang kontekstual dan kolaboratif dapat menjadi kunci dalam membangkitkan semangat belajar anak-anak sejak dini. (TESTI PRISCILLA/J)