PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya, Debora Holdae Veronika Lesa, menyebut Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), yang beroperasi di Kelurahan Kalampangan diharapkan memanfaatkan persediaan pangan lokal hasil petani setempat. 

Menurutnya, langkah ini bukan hanya mendukung perekonomian warga, tetapi juga menjadi upaya nyata dalam menjaga ketersediaan pangan berkelanjutan di wilayah tersebut.

Debora menjelaskan, penggunaan bahan pangan lokal memiliki banyak manfaat. Selain memangkas biaya distribusi, hal ini juga membantu memperpendek rantai pasok sehingga petani mendapatkan harga jual yang lebih layak. 

“Kita harus mendorong lebih banyak pelaku usaha kuliner maupun UMKM untuk mengambil langkah serupa,” ujarnya, Minggu, 10 Agustus 2025.

Politisi muda Demokrat ini menilai, program seperti yang dilakukan Dapur MBG selaras dengan visi pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi masyarakat. 

Ia juga menyebut, keberadaan dapur tersebut sekaligus memberi nilai tambah bagi produk pertanian lokal yang sebelumnya hanya dijual dalam bentuk mentah.

Lebih lanjut, Debora menuturkan bahwa Kecamatan Sebangau, khususnya Kelurahan Kalampangan, selama ini dikenal sebagai salah satu sentra penghasil sayuran dan bahan pangan segar di Palangka Raya. 

Dengan adanya permintaan tetap dari pelaku usaha seperti Dapur MBG, diharapkan petani dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen mereka.

Ia pun mengajak seluruh pihak, mulai dari pelaku usaha, pemerintah, hingga masyarakat, untuk bersinergi dalam menciptakan ekosistem pangan lokal yang sehat dan berkelanjutan. 

“Jika rantai suplai pangan kita kuat, maka ketahanan pangan daerah akan terjaga, apalagi di tengah tantangan perubahan iklim dan fluktuasi harga,” tegasnya.

Debora menambahkan, pihaknya di DPRD akan terus mendorong kebijakan yang berpihak pada petani, termasuk dukungan sarana prasarana, pembinaan, hingga promosi produk. 

“Harapan kita, semakin banyak usaha kuliner yang menjadikan pangan lokal sebagai pilihan utama,” pungkasnya. (MARINI/H)