KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Miming Hayati, salah satu pelestari Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Desa Sei Asam, Kapuas Hilir, membuktikan bahwa pekarangan rumah dapat menjadi sumber kesehatan dan pendapatan. Dengan tekun, ia membudidayakan berbagai jenis tanaman obat yang berkhasiat untuk mengobati beragam penyakit.

Miming mencontohkan khasiat dari salah satu tanaman andalannya, yaitu Bawang Limba atau Bawang Dayak, yang diyakini dapat menyembuhkan penyakit Kanker Payudara.

"Sekretaris saya berhasil sembuh dari penyakit tersebut tanpa operasi, setelah rutin mengonsumsi air rebusan Bawang Dayak selama enam bulan," ungkapnya.

Selain itu, ia juga memanfaatkan tanaman Teh Cina untuk menurunkan kolesterol. Untuk menjaga kesehatan dan tetap awet muda, Miming mengaku hanya mengonsumsi ramuan jahe merah, gula merah, dan serai. 

"Saya percaya bahwa memanfaatkan TOGA di pekarangan rumahnya jauh lebih baik daripada mengonsumsi obat-obatan kimia," ucapnya, Minggu, 10 Agustus 2025.

Miming berpesan kepada para ibu rumah tangga untuk memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam sayur-mayur dan tanaman TOGA.

"Pekarangan yang dimanfaatkan dengan baik akan membawa manfaat besar bagi kesehatan dan ekonomi keluarga," pesannya.

Selain menjadi pelestari TOGA, Miming juga memiliki perkebunan seluas kurang lebih 3 hektar. Ia menanam berbagai jenis pohon buah-buahan, termasuk 70 pohon durian. Dari satu pohon durian, ia bisa menghasilkan hingga 100 buah yang didistribusikan kepada para pedagang di wilayah Banjar dan Anjir.

Berkat ketekunannya dalam berkebun, Miming mampu menyekolahkan anaknya hingga sarjana dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Ia mengibaratkan merawat tanaman seperti merawat anak sendiri, yang memerlukan ketelatenan, perhatian, dan pupuk.

Tidak hanya tanaman TOGA dan pohon buah, lahan Miming juga dimanfaatkan untuk budidaya anggrek Mantangai, beternak ayam Bangkok, perikanan (ikan Patin, Gurame, Nila, dan Papuyu), serta menanam padi unggul. (SABRIANOOR/H)