TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Barito Timur memanfaatkan momentum Bartim Expo 2025 untuk mendekatkan pelayanan kesehatan dan mengajak masyarakat berpartisipasi dalam donor darah.

Kegiatan ini berlangsung selama pameran dari 5 hingga 13 Agustus 2025, bertempat di stan bersama RSUD Tamiang Layang.

Ketua PMI Barito Timur, Munita Mustika Dewi, menjelaskan bahwa kehadiran pihaknya di arena expo bukan sekadar memamerkan peran PMI, tetapi juga memberikan layanan langsung yang bermanfaat bagi pengunjung. 

“Kami tetap siaga dalam penanganan musibah dan kecelakaan lalu lintas, serta menyediakan layanan kesehatan gratis seperti pengecekan kolesterol, gula darah, asam urat, dan tekanan darah,” ujarnya, Senin, 11 Agustus 2025.

Munita menambahkan, kegiatan donor darah menjadi salah satu fokus utama. PMI membuka layanan donor darah pada 10 dan 11 Agustus 2025, mulai pukul 16.00 WIB hingga 21.00 WIB. 

“Kami berharap melalui kegiatan ini, kesadaran masyarakat untuk membantu sesama semakin meningkat. Setetes darah yang disumbangkan bisa menjadi penolong nyawa bagi mereka yang membutuhkan,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, partisipasi masyarakat dalam donor darah masih perlu terus ditingkatkan, mengingat kebutuhan darah di rumah sakit kerap mengalami kekurangan. 

“Kesempatan ini kami hadirkan agar masyarakat yang mungkin sibuk di hari kerja tetap bisa berkontribusi, karena kami buka sampai malam,” jelas Munita yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Barito Timur dari Fraksi PDI Perjuangan.

Selain layanan kesehatan dan donor darah, keberadaan PMI di Bartim Expo 2025 juga menjadi sarana edukasi tentang pentingnya kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat. Pengunjung dapat berdiskusi langsung dengan petugas PMI mengenai tata cara penanganan pertolongan pertama dan upaya pencegahan kecelakaan.

“Bartim Expo adalah momen yang tepat untuk memperkenalkan peran PMI lebih luas, sekaligus membangun rasa kepedulian sosial di tengah masyarakat. Kami ingin pengunjung pulang tidak hanya dengan hiburan, tapi juga dengan pengetahuan dan kesadaran untuk menjaga kesehatan serta membantu orang lain,” pungkas Munita. (AGUSTINUS BOLE MALO/H)