BORNEONEWS, Tamiang Layang – Pemerintah Kabupaten Barito Timur menegaskan komitmennya memperkuat koordinasi nasional dengan mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, Senin, 11 Agustus 2025.
Rakor ini dihadiri secara virtual oleh Bupati Barito Timur M Yamin bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pj Sekretaris Daerah, Inspektur, serta para Kepala perangkat daerah terkait, seperti Diskominfosantik, Dinas PUPR Perkim, Bapplitbangda dan DisdagkopUKM. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Barito Timur juga turut serta mengikuti jalannya koordinasi tersebut.
Agenda pembahasan mencakup sejumlah isu strategis nasional, mulai dari percepatan pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber, fasilitasi sertifikasi halal, percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi, evaluasi dukungan daerah dalam Program 3 Juta Rumah, hingga langkah-langkah pengendalian inflasi di daerah.
Menurut Mendagri Tito Karnavian, semua daerah harus bergerak cepat dan selaras dengan kebijakan pusat demi tercapainya target pembangunan nasional.
Usai pembukaan oleh Mendagri, Rakor dilanjutkan dengan paparan dari sejumlah instansi kunci, antara lain Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Kementerian PUPR, Badan Pusat Statistik (BPS), Kantor Staf Presiden, Perum Bulog, Badan Pangan Nasional, serta Kementerian Pertanian. Paparan tersebut memuat arahan teknis dan strategi implementasi program di tingkat daerah.
Bupati Barito Timur M Yamin menegaskan bahwa Rakor ini menjadi momen penting untuk memastikan semua SOPD bergerak dalam satu arah.
“Isu yang dibahas ini menyentuh langsung kebutuhan masyarakat kita, mulai dari keamanan siber, ketersediaan pangan, hingga stabilitas harga. Kami di daerah akan menindaklanjuti arahan ini dengan langkah konkret dan koordinasi lintas sektor,” ujarnya.
Ia menambahkan, percepatan pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber di Barito Timur akan menjadi prioritas, mengingat pentingnya perlindungan data dan layanan publik berbasis digital.
“Kita ingin pelayanan publik yang aman dan andal, sekaligus menjaga daya beli masyarakat melalui pengendalian inflasi. Semua ini akan kita kawal bersama,” kata Yamin.
Dengan partisipasi aktif dalam Rakor ini, Pemkab Barito Timur berharap mampu memperkuat sinergi pusat dan daerah, memastikan setiap program pembangunan tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (AGUSTINUS BOLE MALO/R)









