PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pengelola Dana Perkebunan atau BPDP kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun citra positif industri kelapa sawit melalui partisipasi dalam Indonesia Tourism and Trade Investment Expo atau ITTIE 2025.

Kegiatan yang berlangsung selama empat hari di Nagoya Hill Mall Batam ini menjadi ajang strategis untuk memperkenalkan manfaat sawit kepada masyarakat lintas usia dan sektor.

BPDP memanfaatkan ITTIE 2025 sebagai sarana promosi terpadu yang menjangkau berbagai pemangku kepentingan, mulai dari petani, pelaku industri, akademisi, hingga masyarakat umum.

Promosi ini tidak hanya mengenalkan program kerja BPDP, tetapi juga memperkuat narasi bahwa industri sawit Indonesia dapat tumbuh secara berkelanjutan, inklusif, dan ramah lingkungan.

Kepala Divisi Umum dan SDM BPDP, Adi Sucipto, menyampaikan bahwa kegiatan promosi di daerah non-penghasil sawit seperti Batam memiliki nilai strategis.

“Kami ingin anak-anak mengenal sawit secara langsung, bukan hanya sebagai teori. Melalui kegiatan membatik dengan lilin sawit, mereka bisa merasakan manfaatnya secara nyata,” jelasnya dalam rilis pada Senin, 11 Agustus 2025.

Pendekatan ini dinilai efektif dalam membangun pemahaman sejak usia dini. Selain showcase produk turunan sawit, BPDP menghadirkan berbagai aktivasi edukatif yang melibatkan pengunjung secara langsung.

Kegiatan membatik menjadi salah satu favorit, karena menggabungkan unsur seni, budaya, dan edukasi industri. Melalui pengalaman ini, pengunjung diajak memahami bahwa sawit memiliki kontribusi luas dalam kehidupan sehari-hari.

"BPDP juga memanfaatkan momen ini untuk memperkuat kolaborasi dengan sektor perdagangan dan pariwisata. Sinergi antar sektor diharapkan dapat membuka peluang pengembangan ekonomi daerah, serta memperkuat posisi industri sawit sebagai pendorong pembangunan nasional," katanya.

Hilirisasi produk dan penguatan UMKM menjadi fokus utama dalam kemitraan strategis yang dibangun.

Dengan kehadiran di ITTIE 2025, BPDP menegaskan peran pentingnya dalam membentuk persepsi publik terhadap industri sawit.

Melalui pendekatan edukatif dan interaktif, BPDP berkomitmen untuk menjadikan kelapa sawit sebagai bagian dari solusi pembangunan yang berkelanjutan, berkeadilan, dan berdampak positif bagi masyarakat luas.(TESTI PRISCILLA/R)