BORNEONEWS, Sampit - Seorang warga Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berinisial SM (21) ditemukan tewas gantung diri di dalam sebuah mes karyawan, Minggu 10 Agustus 2025 kemarin.
Menurut seorang warga setempat yang tidak ingin disebutkan namanya, mengatakan saat itu korban pertama kali ditemukan oleh istrinya sudah dalam keadaan tergantung dengan seutas tali.
"Rumah korban saat itu terkunci, sementara sang istri berada di luar rumah, kemudian setelah pulang istrinya itu memanggil suaminya tetapi tidak ada jawaban," kata warga.
Setelah beberapa kali memanggil suaminya, lalu istri korban meminta bantuan kepada tetangga untuk membuka jendela rumahnya. Setelah berhasil masuk istri korban terkejut melihat korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa.
Saat dikonfirmasi Kapolsek Antang Kalang, Ipda Jonika, membenarkan atas kejadian tersebut, dan pihaknya telah melakukan visum terhadap korban.
"Benar, kita sudah meminta keterangan para saksi-saksi dan hasil visum menyatakan korban murni gantung diri," kata Ipda Jonika Kapolsek Antang Kalang, Senin, 11 Agustus 2025.
Saat ini jenazah korban sudah dimakamkan dan pihak kelurahan menolak untuk dilakukan atopsi karena peristiwa tersebut murni karena gantung diri.
Berdasarkan informasi yang di dapat korban nekat mengakhiri hidupnya diduga karena permasalahan ekonomi. (BUDDI RAHMAT H)









