PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan atau FKIP Universitas Palangka Raya atau UPR menyelenggarakan Seminar Kewirausahaan bertajuk From Campus To Market: Gerakan Wirausaha Berbasis Teknologi dan Kearifan Lokal pada Senin, 11 Agustus 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Percontohan FKIP UPR dan diikuti oleh mahasiswa, akademisi, serta sejumlah praktisi bisnis dari berbagai sektor.

Seminar ini menjadi wadah strategis bagi sivitas akademika FKIP UPR untuk menggali potensi kewirausahaan yang mengintegrasikan teknologi modern dengan nilai-nilai kearifan lokal. Kehadiran para peserta mencerminkan antusiasme tinggi terhadap pengembangan model bisnis yang tidak hanya inovatif, tetapi juga berakar pada budaya dan identitas daerah.

Panitia kegiatan, Stefani Ratu Lestariningtyas, menjelaskan bahwa seminar menghadirkan dua narasumber inspiratif: Rizky Mahendra, pendiri Eltibiz, Eltipark, dan Infindo, serta Niang, pemilik brand lokal Jawet Niang. Keduanya dikenal sebagai pelaku usaha yang sukses menggabungkan teknologi dengan nilai-nilai tradisional dalam membangun bisnis berkelanjutan.

“Kedua narasumber memberikan motivasi kepada peserta untuk berani memulai usaha dan menggali potensi kewirausahaan dalam diri masing-masing,” ujar Stefani.

Ia menambahkan bahwa pengalaman para narasumber menjadi contoh nyata bagaimana inovasi dapat tumbuh dari akar budaya lokal.

Tujuan utama seminar ini, lanjut Stefani, adalah memberikan wawasan tentang pentingnya pemanfaatan teknologi dan pelestarian kearifan lokal dalam pengembangan wirausaha. Dengan pendekatan ini, diharapkan muncul model bisnis yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga berdampak sosial dan budaya.

Seminar juga dirancang untuk mendorong mahasiswa dan akademisi agar mampu merancang dan mengembangkan usaha yang relevan dengan kebutuhan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai lokal. Hal ini sejalan dengan visi FKIP UPR dalam mencetak lulusan yang adaptif dan berdaya saing tinggi.

Lebih dari sekadar forum ilmiah, kegiatan ini menjadi ruang kolaboratif yang mempertemukan ide-ide segar dari dunia kampus dengan pengalaman praktis dari dunia usaha. Diskusi yang berlangsung membuka peluang jejaring dan sinergi antara mahasiswa, dosen, dan pelaku bisnis lokal.

Dengan semangat From Campus To Market, FKIP UPR berharap dapat melahirkan generasi wirausaha muda yang tidak hanya cerdas secara teknologi, tetapi juga bijak dalam menjaga warisan budaya. Seminar ini menjadi langkah awal menuju ekosistem kewirausahaan yang inklusif dan berkelanjutan di Kalimantan Tengah. (TESTI PRISCILLA/J)