PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Hamka, menegaskan pentingnya peran pejabat pengawas sebagai ujung tombak pelaksanaan program dan kebijakan pemerintah.

Penegasan ini disampaikan saat membuka Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan I Tahun 2025 secara daring, Senin, 11 Agustus 2025.

"Pejabat pengawas adalah ujung tombak pelaksanaan kebijakan dan program di lapangan. Untuk itu, kemampuan memimpin, berpikir strategis, serta membangun inovasi adalah hal yang mutlak dimiliki. Hanya dengan pemimpin yang kuat, pelayanan publik dapat berjalan cepat, tepat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat," ujarnya di Palangka Raya.

Hamka menambahkan, kepemimpinan di tingkat pengawas memegang peranan kunci untuk memastikan arah kebijakan dapat diimplementasikan secara efektif.

Ia juga menekankan perlunya kemampuan manajerial yang mumpuni, kepemimpinan inovatif, dan orientasi pada hasil untuk menjawab tantangan pelayanan publik yang semakin kompleks.

PKP Angkatan I Tahun 2025 ini diikuti oleh pejabat pengawas dari lingkungan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten se-Kalimantan Tengah.

Kegiatan pembukaan berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting dan menjadi langkah awal peningkatan kapasitas ASN di Kalteng.

Hamka berharap pelatihan ini mampu melahirkan pemimpin yang tangguh, inovatif, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. (HERMAWAN DP/j)