BORNEONEWS, Tamiang Layang – Pemerintah Kabupaten Barito Timur mulai merealisasikan rencana pendirian Komando Distrik Militer (Kodim) dengan memulai pembangunan markas baru di kompleks Koramil 1012-04 Tamiang Layang. Proyek yang menelan anggaran Rp15 miliar dari APBD ini ditargetkan selesai pada awal Desember 2025 dan siap difungsikan pada awal 2026.
“Land clearing sudah dilakukan dan saat ini dalam tahap persiapan peletakan batu pertama. Secara resmi, statusnya masih markas Koramil, namun rencananya akan di-upgrade menjadi markas Kodim,” ujar Kepala Dinas PUPR Barito Timur, Yumail J Paladuk, melalui Kabid Cipta Karya, Paulus Arirasano, Senin, 11 Agustus 2025.
Paulus menegaskan, pembentukan Kodim di Barito Timur masih menunggu penetapan resmi. Pembangunan ini sejalan dengan rencana pembentukan Kodam Tambun Bungai yang akan membawahi wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.
Anggaran Rp15 miliar tersebut dialokasikan untuk pembangunan kantor dua lantai, perumahan bagi 18 perwira, gudang senjata dan amunisi, serta infrastruktur pendukung. Rumah jabatan Dandim nantinya memanfaatkan rumah jabatan Pabung yang ada saat ini.
Peletakan batu pertama akan dipimpin Bupati Barito Timur bersama Dandim 1012 Buntok atau Danrem 102 Panju Panjung.
“Pemkab Barito Timur berkomitmen penuh mendukung program pemerintah pusat, termasuk pembangunan markas Kodim ini,” tegas Paulus.
Dengan pembangunan ini, diharapkan fungsi pertahanan dan keamanan wilayah dapat lebih optimal begitu Kodim resmi berdiri di Barito Timur. (AGUSTINUS BOLE MALO/y)









