PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Upaya peningkatan kualitas pendidikan di Kalimantan Tengah terus bergerak maju melalui inisiatif Abdul Rasyid Foundation (ARF) yang meluncurkan program ARF Awards 2025.

Ajang ini menjadi ruang apresiasi terbuka bagi para guru inovatif dari 9 kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah, baik dari sekolah-sekolah internal ARF maupun institusi pendidikan eksternal.

“Hari ini kita tidak datang untuk membicarakan masalah. Tapi kita datang untuk merayakan solusi. Guru-guru hebat Kalimantan Tengah layak dikenali, diapresiasi, dan dirayakan,” ujar Monica Putri Rasyid, CEO Abdul Rasyid Foundation.

Program ini dirancang sebagai ruang penghargaan atas kontribusi nyata guru di lapangan. Melalui kompetisi karya ilmiah tingkat guru, ARF berhasil menjaring lebih dari 180 proposal inovasi pembelajaran dari berbagai daerah.

Dari total tersebut, 30 karya terbaik dipilih secara ketat oleh dewan juri independen untuk diangkat dan disebarluaskan sebagai inspirasi bagi pendidikan nasional.

Bupati Kotawaringin Barat, Hj. Nurhidayah, turut mengapresiasi langkah ARF yang memberikan ruang penghargaan bagi tenaga pendidik.

“Saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih, terutama kepada Yayasan Abdul Rasyid Foundation yang punya inisiasi dan gagasan luar biasa. Ini adalah kali pertama ARF memberikan penghargaan, dan ini sangat berarti untuk dunia pendidikan,” ujar Bupati.

Salah satu pemenang lomba, Atika Widyastuti Basri, guru dari SMPN 1 Muara Teweh, Barito Utara, menyampaikan rasa syukur atas pengakuan terhadap karya inovatifnya.

“Alhamdulillah, senang sekali atas pencapaian kami. Semoga ini jadi penyemangat bagi guru-guru lainnya untuk terus berinovasi. Terima kasih kepada Abdul Rasyid Foundation yang sudah mensejahterakan guru-guru luar biasa,” ucap Atika.

Sebagai bentuk dokumentasi resmi, ARF meluncurkan buku bertajuk “One School, One Innovation, One Teacher, One Inspiration”, yang memuat karya dari para guru peserta kompetisi.

Buku ini disusun dan diproduksi oleh tim redaksi Palangka Post, dengan tiga kontributor utama:

• Bela Rhomadani – Editor Naskah

• Agus Priyono – Editor Naskah

• Agung Priantoko – Editor Visual

Buku tersebut sekaligus menjadi hadiah ulang tahun spesial dari Monica Putri Rasyid kepada ayahandanya, H. Abdul Rasyid AS, sebagai simbol penghormatan atas dedikasi beliau dalam mendukung kemajuan pendidikan di Kalimantan.

“Kami bangga atas inovasi dan pencapaian guru serta murid kami. Semoga kolaborasi dan semangat ini terus tumbuh untuk kebaikan pendidikan di Indonesia,” tambah Monica.

Hingga saat ini, Abdul Rasyid Foundation membina 22 satuan pendidikan dari PAUD hingga SMK, dengan total lebih dari 3.000 peserta didik. Melalui pelatihan guru, kompetisi, publikasi, dan pengembangan kapasitas, ARF terus membangun sistem pendidikan yang adaptif dan berdampak. (SITI AKOBAH/H)