BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, mengungkapkan bahwa jumlah penumpang angkutan laut mengalami penurunan pada triwulan II 2025.
Penurunan ini terjadi baik secara kuartalan (quarter-to-quarter/q-to-q) maupun tahunan (year-on-year/y-on-y), mencerminkan tren penurunan mobilitas masyarakat melalui moda transportasi laut.
“Penurunan jumlah penumpang angkutan laut menunjukkan adanya pergeseran preferensi masyarakat, kemungkinan karena faktor efisiensi waktu atau kondisi cuaca yang memengaruhi pelayaran,” ujar Agnes pada Selasa, 12 Agustus 2025.
Meski demikian, sektor angkutan laut tetap menunjukkan dinamika yang menarik dari sisi logistik.
Berbanding terbalik dengan penumpang, volume barang yang diangkut melalui laut justru mengalami lonjakan signifikan.
Secara q-to-q, terjadi kenaikan sebesar 41,60 persen, sementara secara y-on-y, kenaikannya mencapai 51,36 persen.
Menurut Agnes, hal ini menunjukkan peningkatan aktivitas ekonomi dan distribusi barang antarwilayah yang semakin intensif.
“Lonjakan angkutan barang ini bisa menjadi indikator positif bagi sektor perdagangan dan industri, terutama dalam pemulihan pasca-pandemi dan peningkatan permintaan pasar,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pelabuhan-pelabuhan di Kalimantan Tengah mulai menunjukkan geliat aktivitas yang lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya.
Sementara itu, moda transportasi udara menunjukkan tren yang lebih stabil dan positif. Jumlah penumpang angkutan udara pada triwulan II 2025 tercatat meningkat sebesar 10,30 persen secara q-to-q dan 17,95 persen secara y-on-y.
Agnes menyebutkan bahwa peningkatan ini mencerminkan pulihnya kepercayaan masyarakat terhadap perjalanan udara.
“Transportasi udara menjadi pilihan utama bagi mobilitas cepat, terutama untuk perjalanan bisnis dan antarprovinsi. Kenaikan ini juga didorong oleh peningkatan frekuensi penerbangan dan promosi dari maskapai,” tutur Agnes.
BPS Kalimantan Tengah akan terus memantau tren ini sebagai bagian dari indikator mobilitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.(TESTI PRISCILLA/R)



