PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Kejuaraan Panjat Tebing Bupati Cup Barito Selatan (Barsel) 2025 sukses digelar dengan meriah. Bertempat di Wall Climbing Stadion Batuah Buntok, ajang ini berlangsung selama dua hari, yakni pada 9–10 Agustus 2025, dan berhasil menarik perhatian puluhan atlet dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah.

Kejuaraan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Barsel, Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Barsel, dan Pengurus Provinsi (Pengprov) FPTI Kalimantan Tengah. Sinergi antar lembaga ini menjadi bukti komitmen bersama dalam mendorong prestasi olahraga panjat tebing sekaligus memperkuat semangat kebangsaan melalui kegiatan positif yang melibatkan generasi muda.

Sekretaris Umum FPTI Barsel, Aji Bayu Jatmika, bersama Ketua Panitia, Dr. Manat Simanjuntak, menyampaikan bahwa kejuaraan ini diikuti oleh hampir 100 peserta.

"Para atlet berasal dari berbagai daerah, termasuk Palangka Raya, Kapuas, Pulang Pisau, Barito Timur, Barito Utara, dan Sukamara. Kehadiran mereka menunjukkan antusiasme tinggi terhadap olahraga panjat tebing di Kalimantan Tengah," kaya Aji Bayu dalam rilisnya pada Selasa, 12 Agustus 2025.

Tidak hanya diikuti oleh perwakilan FPTI kabupaten/kota, kejuaraan ini juga diramaikan oleh sejumlah klub panjat tebing lokal. Di antaranya adalah Sispala Python, SMK Negeri 1 Bartim, SMP Negeri 1 Sukamara, dan Kaonak Barsel Climbing Club. Partisipasi aktif dari komunitas dan sekolah ini turut memperkuat semangat kebersamaan serta memperluas jangkauan pembinaan atlet muda.

"Kejuaraan Bupati Cup Barsel 2025 mempertandingkan empat kategori utama, yaitu perorangan pelajar putra, perorangan pelajar putri, perorangan umum putra, dan perorangan umum putri. Setiap kategori menyuguhkan persaingan yang ketat dan penuh semangat, mencerminkan dedikasi para peserta dalam menjunjung tinggi nilai sportivitas dan prestasi," katanya lagi.

Dengan suksesnya penyelenggaraan kejuaraan ini, diharapkan olahraga panjat tebing semakin dikenal dan diminati oleh masyarakat luas, khususnya generasi muda. Selain menjadi ajang pencarian bakat, kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam membangun semangat nasionalisme dan kebanggaan daerah di tengah perayaan kemerdekaan Indonesia. (TESTI PRISCILLA/j)