PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Perwakilan BKKBN Kalimantan Tengah Sunarto menyampaikan sejumlah indikator nasional program keluarga di Kalteng telah melampaui target.

Indikator itu meliputi Total Fertility Rate (TFR), prevalensi kontrasepsi modern, angka kelahiran remaja, Indeks Pembangunan Keluarga, dan median usia kawin pertama perempuan.

“Seluruh indikator nasional tersebut telah melampaui target,” kata Sunarto di Palangka Raya, Selasa, 12 Agustus 2025.

Ia menyebut penggunaan kontrasepsi modern oleh Pasangan Usia Subur (PUS) terus meningkat berkat peran Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) dan kader KB di desa.

Namun, persentase kebutuhan ber-KB yang tidak terpenuhi (unmet need) masih berada pada angka 11,1 persen, lebih tinggi dari target 7,4 persen.

Sunarto juga memaparkan capaian sementara Pemutakhiran Pendataan Keluarga 2025 sebesar 13,80 persen per 22 Juli–21 Agustus 2025.

“Tujuh daerah, termasuk Kota Palangka Raya, terpilih menjadi lokus survei Modul Kesulitan Fungsional pada Anak (CFM) yang akan dilaksanakan pada September 2025,” pungkasnya. (HERMAWAN DP/y)