BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, mengungkapkan bahwa pembangkitan dan distribusi listrik di wilayah Kalimantan Tengah mengalami penurunan pada triwulan II-2025. Penurunan ini tercatat baik secara kuartalan (quarter-to-quarter/q-to-q) dibandingkan triwulan I-2025, maupun secara tahunan (year-on-year/y-on-y) dibandingkan triwulan II-2024.
Menurut Agnes, penurunan tersebut terutama disebabkan oleh kegiatan perbaikan unit Pembangkit Listrik Tenaga Uap atau PLTU Pulang Pisau yang berlangsung selama 19 hari di bulan Juni.
“Perbaikan unit PLTU Pulang Pisau berdampak langsung pada kapasitas pembangkitan listrik, sehingga memengaruhi total pasokan energi listrik selama periode tersebut,” kata Agnes pada Rabu, 13 Agustus 2025.
Selain faktor teknis dari pembangkit, distribusi listrik ke sektor rumah tangga juga mengalami penurunan. Hal ini menunjukkan adanya penurunan konsumsi listrik oleh masyarakat, yang bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti efisiensi penggunaan, cuaca, atau perubahan pola aktivitas rumah tangga.
Agnes menambahkan bahwa penurunan distribusi listrik ke rumah tangga perlu dicermati lebih lanjut, terutama dalam kaitannya dengan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Listrik merupakan indikator penting dalam aktivitas ekonomi. Penurunan distribusi bisa menjadi sinyal perlambatan konsumsi atau perubahan perilaku masyarakat,” ujarnya.
Meski demikian, BPS Kalimantan Tengah akan terus memantau tren ini dan melakukan analisis lebih mendalam terhadap sektor energi. Data pembangkitan dan distribusi listrik akan menjadi salah satu komponen penting dalam evaluasi kinerja ekonomi daerah pada triwulan berikutnya.
Agnes menekankan pentingnya sinergi antara penyedia energi dan pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas pasokan listrik.
“Kami berharap perbaikan teknis seperti di PLTU Pulang Pisau dapat segera diselesaikan agar tidak berdampak berkepanjangan terhadap distribusi energi dan aktivitas ekonomi masyarakat,” tuturnya. (TESTI PRISCILLA/H)









