BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Kejuaraan Panjat Tebing Bupati Cup Barito Selatan (Barsel) 2025 sukses digelar dengan semarak.
Bertempat di Wall Climbing Stadion Batuah Buntok, ajang ini berlangsung selama dua hari, yakni pada 9–10 Agustus 2025, dan berhasil menarik perhatian puluhan atlet dari berbagai daerah di Kalimantan Tengah.
Kejuaraan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Barsel, Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Barsel, dan Pengurus Provinsi (Pengprov) FPTI Kalimantan Tengah. Sinergi antar lembaga ini menjadi bukti komitmen bersama dalam mendorong prestasi olahraga panjat tebing sekaligus memperkuat semangat kebangsaan melalui kegiatan positif.
Menurut Aji Bayu Jatmika, Sekretaris Umum FPTI Barsel, dan Dr Manat Simanjuntak, selaku Ketua Panitia, kejuaraan ini diikuti oleh hampir 100 peserta. Mereka terdiri dari atlet muda dan umum yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap olahraga panjat tebing di wilayah Kalimantan Tengah.
"Peserta datang dari FPTI kabupaten/kota seperti Palangka Raya, Kapuas, Pulang Pisau, Barito Timur, Barito Utara, dan Sukamara," kata Manat dalam rilisnya pada Rabu, 13 Agustus 2025.
Selain itu, sejumlah klub panjat tebing turut ambil bagian, di antaranya Sispala Python, SMK Negeri 1 Bartim, SMP Negeri 1 Sukamara, dan Kaonak Barsel Climbing Club. Keberagaman peserta ini menambah semarak kompetisi sekaligus memperkuat jejaring komunitas panjat tebing di daerah.
"Kejuaraan ini mempertandingkan empat kategori utama: perorangan pelajar putra, perorangan pelajar putri, perorangan umum putra, dan perorangan umum putri," jelasnya lagi.
Setiap kategori menyuguhkan persaingan ketat dan penuh semangat, mencerminkan dedikasi para atlet dalam mengasah kemampuan serta menjunjung sportivitas.
"Dengan suksesnya penyelenggaraan Bupati Cup Barsel 2025, diharapkan olahraga panjat tebing semakin dikenal dan diminati oleh generasi muda. Selain sebagai ajang pencarian bibit unggul, kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam membangun semangat persatuan dan kebanggaan daerah di tengah perayaan kemerdekaan Indonesia," katanya. (TESTI PRISCILLA/H)









