BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya menggelar rapat diskusi terkait rencana pengurangan peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Peserta Penerima Bantuan Iuran dari Pemerintah Daerah (PB Pemda).
Rapat yang dihadiri oleh Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini ini dilaksanakan di Bahalap Hotel.
Dalam sambutannya, Achmad Zaini menyampaikan rapat ini merupakan langkah penting untuk melakukan evaluasi dan perencanaan yang matang terkait program jaminan kesehatan bagi masyarakat Kota Palangka Raya.
Ia menegaskan meski ada rencana pengurangan peserta, pemerintah tetap berkomitmen untuk memastikan pelayanan kesehatan yang adil dan merata bagi seluruh warga.
“Rapat ini adalah bagian dari upaya kita untuk memastikan program jaminan kesehatan berjalan efektif dan efisien. Keputusan yang diambil harus berdasarkan data yang akurat dan mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Prinsipnya, jangan sampai ada warga yang benar-benar membutuhkan justru tidak terlayani," ujar Zaini, Rabu, 13 Agustus 2025.
Zaini juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan program jaminan kesehatan. Ia meminta agar seluruh pihak terkait dapat bekerja sama dan memberikan masukan yang konstruktif demi kepentingan masyarakat.
Rapat diskusi ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan terkait, termasuk perwakilan dari BPJS Kesehatan, perangkat daerah, serta pihak terkait lainnya.
"Tujuan rapat ini untuk menyamakan persepsi, membahas data dan informasi terkait, serta mencari solusi terbaik dalam pelaksanaan program jaminan kesehatan di Kota Palangka Raya," pungkasnya. (PATHUR/R)









