SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor berharap pelatihan dan lomba jurnalistik yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kotim dapat berkontribusi dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik.

"Kami menyambut baik dan sangat mendukung kegiatan ini. Kami meyakini, melalui pelatihan ini, PWI Kotim telah berkontribusi besar terhadap terwujudnya keterbukaan informasi publik yang selama ini kita gaungkan," kata Halikinnor, Rabu, 13 Agustus 2025.

Halikinnor menghadiri pembukaan pelatihan dan lomba jurnalistik PWI Kotim di Aula Anggrek Tewu Sekretariat Daerah (Setda) Kotim. Turut hadir Ketua DPRD Kotim Rimbun.

Kegiatan tersebut diikuti oleh organisasi perangkat daerah (OPD), Polres Kotim, TNI, instansi vertikal, serta wartawan muda PWI Kotim dengan jumlah peserta sekitar 80 orang.

Pelatihan tersebut sangat penting untuk meningkatkan pemahaman OPD terkait dunia jurnalistik, sekaligus membangun sinergi dengan media massa.

"Selama ini banyak salah pemahaman tentang berita. Padahal, OPD dan wartawan saling membutuhkan. OPD tidak mungkin menyiarkan programnya semua tanpa bantuan media massa. Dengan pelatihan ini kita bisa tahu bagaimana cara menghadapi wartawan," ujarnya.

Ia meminta agar OPD tidak alergi terhadap kritik, karena kritik yang membangun dapat menjadi bahan evaluasi. "Semakin banyak OPD yang memahami pemberitaan dengan baik, semakin bagus ke depannya. Kritik itu penting agar kita bisa memperbaiki program. Jadi jangan alergi dengan jurnalistik," imbuhnya.

Dirinya berharap ke depan pelatihan ini menjadi agenda tahunan PWI Kotim, sekaligus memperkuat kemitraan dengan Pemkab Kotim dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM).

"Dirgahayu PWI Kotim. Kedepannya, kami berharap kemitraan antara Pemkab Kotim dan PWI dapat terus ditingkatkan, tidak hanya sebatas publikasi, tetapi juga dalam program pengembangan sumber daya manusia lainnya," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/R)