SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor mengingatkan masyarakat agar tidak hanya mengandalkan pemerintah dalam mencegah banjir yang kerap terjadi saat hujan deras melanda wilayah kota.

“Banjir ini memang menjadi salah satu masalah kita. Pemerintah sedang berupaya memperlancar drainase, bahkan sudah ada ekskavator amfibi untuk normalisasi. Namun, saya juga terkejut banjir cukup tinggi kembali terjadi. Ini jadi perhatian kita,” kata Halikinnor, Kamis, 14 Agustus 2025.

Ia menekankan, menjaga kebersihan lingkungan harus menjadi tanggung jawab bersama. Masyarakat diminta tidak hanya menunggu pemerintah melakukan gotong royong, tetapi juga aktif membersihkan sampah dan rumput di sekitar rumah agar saluran drainase lancar.

“Tidak mungkin semua gang diakomodir pemerintah. Kalau peningkatan sarana seperti pengaspalan, itu bisa. Tapi selokan dan parit kecil sebaiknya dipelihara warga. Tolong kerja samanya agar kota kita bersih,” ujarnya.

Halikinnor menambahkan, pemerintah sudah melakukan pendataan drainase yang perlu diperbaiki. Namun, perbaikan bertahap dilakukan sesuai kemampuan anggaran.

“Kita punya banyak program, termasuk perbaikan drainase. Tapi anggaran terbatas. Karena itu, peran masyarakat sangat penting supaya banjir bisa dicegah,” pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/H)