SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Habaring Hurung Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tengah menjajaki kerjasama dengan sejumlah produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) untuk menghadirkan produk lokal yang berdaya saing.

Direktur BUMD Habaring Hurung, Dina Fariza Tryani Syarif, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini sedang melakukan kajian dan analisis potensi pasar di Kotim sebelum memutuskan kerjasama dengan produsen AMDK.

"Dua produsen yang menawarkan kerjasama tapi kami masih melakukan kajian analisa potensi yang ada di Kotim," ujarnya, Kamis, 14 Agustus 2025.

Dina menegaskan bahwa BUMD Habaring Hurung tidak akan memproduksi AMDK sendiri, melainkan menggandeng produsen yang sudah memiliki izin dan merek dagang. Produk AMDK yang dihasilkan nantinya akan menggunakan merek dagang yang disetujui oleh Bupati Kotim.

"Jadi kami tidak memproduksi sendiri melainkan bekerja sama dengan brand tertentu. Produksinya bukan di Sampit, sementara untuk merk sesuai dengan yang disetujui Bupati Kotim yaitu Danum Sampit," ucapnya. 

Sasaran konsumen sendiri, pihaknya lebih fokus ke internal OPD. Ia berharap saat produk tersebut telah dilaunching, OPD di Kotim dapat menggunakan Danum Sampit untuk segala macam kegiatan. 

"Harganya mengikuti pasar. Pemasaran kita ke internal OPD baru nanti ke eksternal misalnya ke tempat hiburan atau fasilitas masyarakat umum hotel dan lain-lain kira-kira seperti itu," ujar Dina.

Dina berharap, kehadiran produk AMDK lokal ini dapat menjadi bukti bahwa BUMD Habaring Hurung hadir dan berperan di masyarakat Kotim.

"Sebagai bentuk bahwa BUMD Habaring Hurung ini hadir di masyarakat Kotim Bagaimana bisa ee apa ya berperan juga di masyarakat seperti itu," katanya. (DEVIANA/H)