BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Bupati Kotawaringin Barat, Nurhidayah menegaskan bahwa data yang akurat, mutakhir dan dapat dipertanggung jawabkan menjadi fondasi penting dalam menyusun kebijakan publik yang efektif.
Hal tersebut ia sampaikan Bupati saat membuka Forum Batang Gawi yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah di Ballroom Brits Hotel Pangkalan Bun, Kamis, 14 Agustus 2025.
“Data tidak boleh lagi sekadar menjadi pelengkap administratif, tetapi harus menjadi alat strategis dalam menjawab kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Bupati menekankan keputusan yang baik hanya dapat lahir dari data yang baik. Ia menyebut kualitas data akan menentukan keberhasilan kebijakan, terutama di era digitalisasi, keterbukaan informasi, dan meningkatnya tuntutan akuntabilitas publik.
“Pemerintah dituntut untuk semakin transparan dan responsif. Karena itu, data harus menjadi pegangan utama sebelum sebuah kebijakan diambil,” jelasnya.
Bupati Kobar juga mendorong dukungan konkret dari Bank Indonesia bagi pelaku UMKM di daerahnya.
"Dukungan itu mencakup pelatihan, peningkatan kapasitas, hingga akses permodalan berbunga rendah agar UMKM dapat berkembang dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal," jelasnya.
Bupati berharap koordinasi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan para pemangku kepentingan lainnya dapat diperkuat, terutama dalam membangun ekosistem data yang andal.
Sinergi tersebut menurutnya penting untuk meningkatkan kapasitas SDM pengelola data serta memaksimalkan pemanfaatan teknologi informasi.
"Harapannya Forum Batang Gawi ini juga menjadi wadah untuk memperkuat komitmen menjadikan data sebagai rujukan utama dalam mengevaluasi program prioritas daerah. Sehingga, kebijakan yang diambil akan lebih tepat sasaran, berintegritas, dan mampu menjawab kebutuhan warga secara nyata," jelasnya. (WAHYU KRIDA/)









