PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya, Jati Asmoro mendorong agar peringatan Hari Pramuka yang jatuh pada 14 Agustus di Kota Cantik dilaksanakan secara lebih aktif dan menarik, khususnya untuk melibatkan anak-anak pelajar. 

Menurutnya momen ini penting untuk menumbuhkan semangat kebangsaan, kedisiplinan, dan kepedulian sosial sejak dini.

Jati mengatakan Gerakan Pramuka bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler biasa, tetapi merupakan wadah pembentukan karakter yang sudah terbukti efektif. Dengan kegiatan yang terencana dan inovatif, siswa dapat belajar kerja sama, tanggung jawab, dan kepemimpinan.

“Hari Pramuka sebaiknya tidak hanya menjadi seremonial, tetapi momentum untuk menggerakkan kembali semangat anak-anak kita,” ujarnya, Kamis, 14 Agustus 2025.

Ia menambahkan, di era digital saat ini, tantangan yang dihadapi generasi muda semakin kompleks. Banyak anak dan remaja lebih fokus pada gawai sehingga berkurang interaksi sosial dan aktivitas fisik mereka. 

Melalui kegiatan Pramuka, diharapkan mereka lebih aktif terlibat dalam kegiatan di luar ruangan yang mendidik, sekaligus melatih mental dan fisik.

Ia juga mengajak pihak sekolah, kwartir cabang, dan pemerintah daerah untuk bersinergi mempersiapkan peringatan Hari Pramuka dengan program yang kreatif. Misalnya, mengadakan lomba keterampilan, perkemahan singkat, bakti sosial, atau kegiatan penanaman pohon. “Jika konsepnya menarik, pelajar akan lebih antusias ikut serta,” katanya.

Menurut Jati, kegiatan Pramuka yang aktif akan memberikan dampak positif jangka panjang bagi pembentukan karakter generasi muda di Palangka Raya. 

Ia menilai pendidikan formal perlu diimbangi dengan pendidikan nonformal seperti Pramuka, agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang berdisiplin, mandiri, dan peduli terhadap lingkungan sekitar.

Dia berharap pemerintah kota juga memberikan dukungan anggaran maupun fasilitas untuk kegiatan Pramuka, termasuk peringatan Hari Pramuka. Dengan dukungan tersebut, berbagai kegiatan yang bermanfaat dapat dilaksanakan secara maksimal. 

“Kita ingin Palangka Raya punya generasi yang tangguh dan siap menghadapi masa depan,” imbuhnya.

Jati menekankan bahwa semangat Pramuka selaras dengan upaya membangun karakter bangsa. Nilai-nilai seperti satya, darma, dan gotong royong sangat relevan untuk menjaga persatuan dan kesatuan, terutama di tengah masyarakat yang majemuk. 

Ia percaya jika pelajar dibiasakan mengikuti kegiatan positif seperti Pramuka, mereka akan lebih siap menjadi pemimpin di masa depan.

“Pramuka itu bukan hanya pakai seragam dan berbaris, tapi belajar hidup dari hal-hal sederhana seperti menolong sesama, menjaga lingkungan, sampai keterampilan bertahan hidup. Semua itu penting untuk membentuk karakter anak-anak kita,” tutupnya. (MARINI/R)