BORNEONEWS, Banjarbaru - Sebuah kecelakaan tragis terjadi di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, saat sebuah kontainer terlepas dari truknya dan menimpa sekelompok siswa SD yang sedang menunggu jemputan. Peristiwa nahas ini terjadi di depan SDN 1 Landasan Ulin Selatan, Lianganggang, Kamis, 14 Agustus 2025, sekitar pukul 11.12 WITA. Akibat kecelakaan ini, 8 siswa mengalami luka-luka dan dilarikan ke RS Islam Sultan Agung.
Terkait insiden ini, Kasatlantas Polres Banjarbaru, AKP Embang Pramono, telah memberikan keterangan terkait kronologi kejadian.
"Insiden bermula ketika truk kontainer kosong yang melaju dari arah BatI-bati menuju Banjarmasin melintasi Jalan Landasan Ulin. Saat tiba di depan sekolah, muatan di bagian belakang truk tersangkut ranting pohon yang menjulur ke jalan. Benturan tersebut menyebabkan kontainer terlepas dari dudukannya dan jatuh tepat di area gerbang sekolah," beber Kasat.
Dilanjutkan Kasat, nahasnya, saat itu banyak siswa SDN 1 Landasan Ulin Selatan yang baru saja selesai mengikuti lomba 17-an dan bersiap pulang. Mereka sedang menunggu jemputan sambil berbelanja di sekitar gerbang sekolah.
"Kontainer yang jatuh secara tiba-tiba langsung menimpa para siswa tersebut. Untungnya, sebuah pohon di lokasi kejadian sempat menahan laju kontainer sehingga tidak menimpa korban secara langsung, yang kemungkinan dapat menyebabkan dampak yang lebih fatal," lanjutnya.
Pihak kepolisian telah melakukan penyelidikan awal dan mengamankan sopir truk untuk dimintai keterangan. AKP Embang Pramono memastikan bahwa sopir mengemudi dalam kondisi sadar.
"Polisi memastikan bahwa pengemudi dalam kondisi sadar saat insiden terjadi dan kini telah diamankan untuk menjalani penyelidikan lebih lanjut," tambahnya.
Sementara itu, secara terpisah Kepala SDN 1 Landasan Ulin Selatan, Suadmaji, menjelaskan bahwa para guru dan staf sudah berupaya membantu menyeberangkan siswa.
"Kecelakaan ini menimpa siswa yang masih menunggu, meskipun sebagian siswa lainnya sudah berhasil diseberangkan oleh petugas," ucapnya.
Ia juga menambahkan bahwa anak-anak pulang lebih cepat dari biasanya karena adanya kegiatan lomba dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan.
Diketahui korban terdiri dari delapan siswa SDN 1 Landasan Ulin telah diidentifikasi, yaitu M. Rafa (10), Ahmad Dilan (7), Alfero Lutfhi Ramadani (10), Abdul Rafi (10), Fitria (11), Siti Mahdiyuna (7), M. Syarmani (10), dan M. Rizki (15).
"Semua siswa yang terluka saat ini sedang menerima perawatan medis dan telah ditemani oleh keluarga mereka," tutupnya. (SABRIANOOR/j)









