NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Pemerintah Kabupaten Lamandau, bekerja sama dengan Kodim 1017/LMD, telah melaksanakan kegiatan pengawasan dan evaluasi (Wasev) terhadap program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-125. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk memastikan bahwa setiap tahapan dan hasil dari program TMMD benar-benar sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

Wakil Bupati Lamandau, Abdul Hamid, menegaskan bahwa kegiatan Wasev ini memiliki peran krusial dalam menjamin efektivitas program TMMD. Menurutnya, pengawasan yang ketat akan memastikan bahwa seluruh program berjalan sesuai rencana, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Kegiatan Wasev ini adalah upaya untuk memastikan bahwa seluruh program TMMD berjalan sesuai rencana, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Abdul Hamid saat wawancara di Batu Kotam, Kamis, 14 Agustus 2025.

Lebih lanjut, Abdul Hamid menjelaskan bahwa melalui proses pengawasan dan evaluasi ini, pemerintah daerah dan Kodim 1017/LMD dapat melihat secara langsung capaian-capaian yang telah diraih selama pelaksanaan TMMD. Selain itu, kegiatan ini juga memungkinkan untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang mungkin muncul di lapangan.

Dengan mengetahui capaian dan kendala yang ada, langkah-langkah perbaikan dapat segera disusun dan diimplementasikan. Tujuannya adalah agar pelaksanaan TMMD di masa mendatang dapat berjalan semakin efektif dan memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat.

Abdul Hamid juga menyampaikan harapan agar hasil dari pembangunan yang dilaksanakan melalui program TMMD dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Ia berharap, TMMD dapat menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi di tingkat desa, serta meningkatkan kualitas hidup warga secara keseluruhan.

Di tempat yang sama, Dandim 1017/LMD, Ady Kurniawan, menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mendukung penuh program TMMD ini. Ia menjelaskan bahwa sinergi antara TNI dan pemerintah daerah sangat penting untuk mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.

"Kami dari Kodim 1017/LMD siap mendukung penuh program TMMD ini. Sinergi dengan pemerintah daerah adalah kunci untuk mencapai hasil yang optimal," kata Ady Kurniawan.

Program TMMD Reguler ke-125 ini sendiri meliputi berbagai kegiatan pembangunan fisik dan non-fisik. Pembangunan fisik meliputi perbaikan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya. Sementara itu, kegiatan non-fisik meliputi penyuluhan kesehatan, pendidikan, dan pelatihan keterampilan bagi masyarakat.

Dengan adanya pengawasan dan evaluasi yang ketat, diharapkan program TMMD di Lamandau dapat berjalan dengan optimal dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. (NATALIA KRISTIN/j)