PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Narasumber dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Kalteng, Ditreskrimsus Polda Kalteng, dan HIMPSI Kalteng memaparkan beragam materi pencegahan kekerasan dan perkawinan usia anak kepada siswa MAN Kota Palangka Raya dan SMA Kristen Palangka Raya.

Dari IDAI Kalteng, Nensy Anggrainy dan Adelgrit menjelaskan dampak kesehatan dan psikologis perkawinan usia anak.

Heru Prabowo Soekarno dari Ditreskrimsus Polda Kalteng memaparkan aspek hukum penanganan kasus kekerasan terhadap anak. Ari Pamungkas dari HIMPSI Kalteng menyoroti peran penting teman sebaya.

Kemudian Psikolog dari Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Kalteng, Ari Pamungkas menekankan korban sering lebih nyaman bercerita kepada teman dibanding orang dewasa.

“Oleh karena itu, peran teman sebaya menjadi kunci dalam memberikan dukungan awal dan membantu mencegah kekerasan,” katanya di Palangka Raya, Rabu, 13 Agustus 2025.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas P3APPKB Kalteng Linae Victoria Aden, pimpinan sekolah, dan masing-masing 75 siswa sebagai peserta aktif.

Pemprov Kalteng berharap sinergi berbagai pihak mampu menciptakan lingkungan aman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang anak.

Peserta diharapkan menyampaikan kembali informasi yang diperoleh kepada teman sebaya di sekolah dan lingkungan. (HERMAWAN DP/y)