BORNEONEWS, Sampit - Pembangunan penerangan jalan umum (PJU) di 164 titik di sepanjang Jalan Pemuda dan Jalan Pramuka Kecamatan Mentawa Baru Ketapang Kabupaten Kotawaringin Timur, kini sudah memasuki tahap pendirian tiang.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kotawaringin Timur, Raihansyah, menyatakan bahwa progres pembangunan telah mencapai lebih dari 65 persen.
"Senin tadi sudah dimulai pendirian tiang lampunya. Progresnya sudah lebih dari 65 persen," ujarnya, Jumat, 15 Agustus 2025.
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur melalui Dinas Perhubungan terus berupaya meningkatkan penerangan jalan umum secara bertahap, menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah setiap tahun. Peningkatan ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang beraktivitas pada malam hari, mencegah kecelakaan lalu lintas, serta mengurangi potensi tindak kriminal.
Tahun ini, pembangunan PJU difokuskan di 164 titik di sepanjang Jalan Pemuda dan Jalan Pramuka Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Penentuan titik-titik tersebut telah melalui berbagai pertimbangan dengan melihat kondisi di lokasi.
Pembangunan PJU di Jalan Pemuda ditangani oleh CV Sarana Indah Motor dengan nilai kontrak Rp2.701.643.985 untuk 81 tiang lampu. Pemasangan lampu di jalan sepanjang 2,3 kilometer ini dilaksanakan selama 147 hari, terhitung mulai 21 Mei hingga 15 Oktober 2025. Sementara itu, pembangunan PJU di Jalan Pramuka dikerjakan oleh PT Wardhana Wardhani Jaya dengan nilai kontrak Rp2.845.750.068 untuk pemasangan 83 tiang lampu di sepanjang 3,2 kilometer. Masa kontrak berlangsung selama 154 hari, mulai 22 Mei hingga 21 Oktober 2025.
Raihansyah menambahkan bahwa pengerjaan pembangunan PJU ini berjalan lancar tanpa kendala berarti, meskipun tiang-tiang lampu harus didatangkan dari Pulau Jawa.
"Target kami, September nanti selesai, walaupun batas waktu di kontrak itu sampai Oktober. Cuaca cukup mendukung selama proses pengecoran pondasi sehingga semua berjalan sesuai rencana," katanya.
Pembangunan PJU ini merupakan salah satu program strategis Bupati Halikinnor di periode kedua pemerintahannya. PJU yang merata diharapkan dapat memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat saat beraktivitas di malam hari, serta menjawab aspirasi masyarakat terkait kawasan gelap yang rawan kecelakaan dan tindak pidana.
Ia juga mengungkapkan rencana untuk tahun depan, yaitu pembangunan PJU dengan sistem solar cell atau bertenaga surya.
"Untuk tahun depan, kami merencanakan PJU dengan sistem solar cell atau bertenaga surya. Akan dicari yang kualitasnya bagus agar tahan lama sehingga tidak ada lagi beban dalam pembayaran tarif listrik," pungkasnya. (DEVIANA/H)









