BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Kabupaten Katingan bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional atau BKKBN menggelar kegiatan pendampingan penyusunan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan atau PJPK di Aula Bappedalitbang Kabupaten Katingan.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah dan perwakilan instansi terkait, termasuk Sekretaris Bappedalitbang, Hotden Manto Manalu dan Kabid Sosbudpem Bappedalitbang Provinsi Kalteng Chandra F. Asmara.
Dalam kegiatan tersebut, Sekretaris BKKBN Friedma Denny, mewakili Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Dr Sunarto, menyampaikan pentingnya PJPK sebagai instrumen strategis dalam merancang kebijakan pembangunan berbasis data kependudukan.
"Dokumen PJPK diharapkan menjadi acuan lintas sektor dalam merumuskan program pembangunan yang berkelanjutan," kata Denny dalam rilisnya pada Jumat, 15 Agustus 2025.
Sementara itu, Hotden Manto Manalu menyoroti tantangan utama yang dihadapi Kabupaten Katingan, yakni penyebaran penduduk yang tidak merata. Ketimpangan antara wilayah perkotaan dan pedesaan, serta antar pulau, dinilai berdampak pada aspek ekonomi, sosial, dan pemerataan pembangunan.
“Dokumen PJPK harus mampu menjawab tantangan ini dengan pendekatan yang komprehensif,” ujarnya.
Tujuan utama dari penyusunan PJPK adalah untuk mengelola aspek kependudukan secara optimal, termasuk jumlah, struktur, pertumbuhan, dan persebaran penduduk.
"Pendekatan ini diharapkan mampu mendukung pembangunan yang inklusif dan berkeadilan di seluruh wilayah Kabupaten Katingan," tutur Hotden lagi.
Indikator PJPK mencakup lima aspek penting: pengendalian kuantitas penduduk, peningkatan kualitas penduduk, pengarahan mobilitas penduduk, pembangunan keluarga, dan pengembangan basis data kependudukan. Kelima indikator ini menjadi fondasi dalam menyusun strategi pembangunan yang terintegrasi.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antar instansi, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. Dengan kolaborasi yang solid, diharapkan PJPK dapat segera disusun dan diimplementasikan secara efektif demi masa depan Katingan yang lebih seimbang dan berkelanjutan. (TESTI PRISCILLA/H)









