PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin mengajak seluruh masyarakat, tokoh masyarakat, serta stakeholder terkait untuk bersama-sama mempercepat penanganan dan pencegahan penurunan stunting.

Ajakan ini disampaikan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Palangka Raya dalam mengatasi masalah stunting yang masih menjadi perhatian serius.

Fairid menekankan bahwa penanganan stunting membutuhkan kerja sama dan sinergi dari semua pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga sektor swasta.

"Saya mengajak masyarakat, tokoh masyarakat, serta stakeholder untuk sama-sama bisa mempercepat penanganan dan pencegahan penurunan stunting," ujarnya, Jumat, 15 Agustus 2025.

Ia menjelaskan bahwa stunting dapat dicegah dengan memberikan perhatian khusus pada 1.000 hari pertama kehidupan anak, yaitu sejak dalam kandungan hingga usia dua tahun.

Pada masa ini, anak membutuhkan asupan gizi yang cukup dan berkualitas untuk tumbuh kembang secara optimal.

Oleh karena itu Fairid mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya gizi yang baik bagi ibu hamil dan anak-anak.

Ia juga meminta kepada para tokoh masyarakat untuk memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang stunting dan cara pencegahannya.

Wali Kota Palangka Raya juga meminta kepada seluruh OPD terkait untuk meningkatkan koordinasi dan sinergi dalam melaksanakan program-program penanganan stunting.

Ia berharap dengan adanya kerja sama yang baik, target penurunan stunting di Kota Palangka Raya dapat tercapai.

"Saya berharap dengan adanya upaya bersama dari semua pihak, masalah stunting di Kota Palangka Raya dapat segera teratasi dan generasi penerus bangsa dapat tumbuh sehat dan cerdas," pungkasnya. (PATHUR/R)