PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) menegaskan komitmennya mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus berkontribusi pada target nasional 8% dalam Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025 - 2029. 

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Kobar, Nurhidayah saat menghadiri sekaligus membuka acara Forum Batang Gawi "Pentingnya Data yang Berkualitas untuk Mewujudkan Kebijakan yang Berintegritas" yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah pada Kamis, 14 Agustus 2025. 

Bupati Kobar, Nurhidayah mengaku siap mendukung melalui sejumlah langkah strategis seperti pengendalian harga, percepatan realisasi belanja daerah, kemudahan perizinan usaha, dan pelibatan UMKM dalam rantai ekonomi.

Nurhidayah juga menyampaikan harapannya Bank Indonesia mendukung penuh peningkatan perekonomian daerah terutama kepada pelaku UMKM di Kabupaten Kobar. 

“Kami harap UMKM di Kotawaringin Barat naik kelas. Dukungan dari Bank Indonesia sangat penting, terutama dalam pelatihan, peningkatan kapasitas, dan akses permodalan berbunga rendah,” ujarnya/

Kepala Perwakilan BI Kalimantan Tengah, Yuliansyah Andrias menyebutkan Forum ini sudah digelar dua kali, yakni di Palangka Raya dan Kobar. Sebagaimana Forum Batang Gawi sebagai ajang kolaborasi Bank Indonesia dan pemerintah daerah dalam membangun ekonomi berkelanjutan. 

Bank Indonesia mendorong pengendalian inflasi dan digitalisasi UMKM melalui QRIS agar pelaku usaha lebih melek teknologi dan pencatatan transaksi semakin rapi. 

Kemudian Bank Indonesia juga mendukung digitalisasi keuangan daerah yang disesuaikan dengan kondisi setempat, dengan catatan mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah.

“Yang penting pemerintah daerah memberikan support agar program yang dijalankan bisa tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujarnya demikian.(NURITA/R)