BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua I Komisi II DPRD Palangka Raya, Hap Baperdu menyoroti kondisi lingkungan hidup di ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah yang dinilai menghadapi tantangan serius akibat perubahan iklim.
Menurutnya, berbagai fenomena cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini menjadi sinyal bahwa perlindungan lingkungan perlu diperkuat.
Hap menjelaskan perubahan iklim berdampak langsung pada berbagai sektor kehidupan, mulai dari kesehatan masyarakat, ketahanan pangan, hingga kelestarian ekosistem.
Ia mengingatkan bahwa, Palangka Raya sebagai daerah yang memiliki lahan gambut luas sangat rentan terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat musim kemarau.
“Perubahan iklim membuat musim kemarau lebih panjang dan intensitas hujan lebih tidak menentu. Ini berpotensi memperburuk kerusakan lingkungan jika kita tidak melakukan langkah pencegahan,” ujarnya, Jumat, 15 Agustus 2025.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Program pengelolaan lahan, penanaman pohon, serta edukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga alam perlu diperluas dan dilaksanakan secara konsisten.
Hap menilai bahwa kebijakan tata ruang kota harus memperhatikan aspek lingkungan dan keberlanjutan. Menurutnya, pembangunan yang mengabaikan daya dukung lingkungan akan menimbulkan masalah jangka panjang bagi warga Palangka Raya.
Ia juga mendorong peningkatan anggaran untuk program mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, seperti pembangunan infrastruktur ramah lingkungan, sistem drainase yang lebih baik, dan perlindungan daerah resapan air.
Hap mengajak semua pihak untuk memanfaatkan momentum HUT Kemerdekaan RI sebagai pengingat pentingnya menjaga lingkungan demi generasi mendatang.
“Kemerdekaan bukan hanya soal lepas dari penjajahan, tetapi juga kemampuan kita menjaga bumi tempat kita berpijak,” tegasnya.
Dengan langkah kolaboratif dan kesadaran bersama, Hap optimistis Palangka Raya dapat menjadi kota yang tangguh menghadapi dampak perubahan iklim sekaligus menjaga kelestarian lingkungan untuk masa depan. (MARINI/R)









