NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Wakil Bupati Lamandau, Abdul Hamid, menegaskan komitmennya dalam memerangi stunting usai menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Penurunan Stunting dan Bangga Kencana 2025 di Palangka Raya, Selasa,12 Agustus 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Hamid menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Lamandau akan terus bekerja keras menekan angka stunting.

Rakor yang diinisiasi oleh Pemprov Kalteng ini menjadi wadah bagi berbagai pihak untuk berdiskusi dan mencari solusi terbaik dalam mengatasi masalah stunting. Wabup Abdul Hamid hadir bersama jajaran terkait, termasuk Wakil Ketua TP PKK Lamandau dan perwakilan DP3AP2KB Lamandau.

"Rakor ini sangat penting untuk menyatukan visi dan misi kita dalam memerangi stunting. Kita harus bekerja sama, bahu membahu, agar anak-anak Lamandau dapat tumbuh sehat dan cerdas," ujar Hamid saat diwawancarai melalui WhatsApp pada Jumat, 15 Agustus 2025.

Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo, menyampaikan apresiasi atas komitmen seluruh kabupaten/kota dalam upaya penurunan stunting. Ia juga memaparkan data terbaru mengenai angka stunting di Kalteng yang menunjukkan adanya penurunan.

Menanggapi hal tersebut, Abdul Hamid mengatakan, "Kami bersyukur angka stunting di Kalteng sudah mulai menurun. Namun, kita tidak boleh lengah. Kita harus terus meningkatkan upaya kita agar target penurunan stunting tahun 2025 dapat tercapai," ucapnya.

Abdul Hamid juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Lamandau telah melakukan berbagai program untuk mengatasi stunting, seperti pemberian makanan tambahan, peningkatan sanitasi, dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang.

"Stunting adalah musuh bersama. Mari kita bergandengan tangan untuk mewujudkan generasi Lamandau yang sehat, cerdas, dan berdaya saing," ajak Abdul Hamid dengan nada optimis.

Rakor ini diakhiri dengan penandatanganan MoU dan penyerahan bantuan kepada kelompok UPPKA sebagai bentuk dukungan terhadap program penurunan stunting. (NATALIA KRISTIN/j)