PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya, Sudarto, menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap makanan kantin sekolah dan jajanan anak, baik di perkotaan maupun hingga ke wilayah pelosok. 

Menurutnya, keamanan pangan bagi anak sekolah harus menjadi prioritas, mengingat kelompok usia ini rentan terhadap dampak negatif dari makanan yang tidak sehat atau mengandung bahan berbahaya.

Sudarto mengatakan, peredaran makanan yang mengandung pewarna dan pengawet berbahaya masih menjadi masalah yang kerap ditemukan di lapangan.

Ia menilai, peran Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sangat penting untuk memastikan seluruh jajanan yang beredar aman dikonsumsi oleh anak-anak.

“Pengawasan jangan hanya fokus di kota saja, tetapi harus menyentuh sampai ke pelosok. Anak-anak di daerah terpencil berhak mendapatkan makanan yang aman dan bergizi sama seperti di perkotaan,” ujarnya, Jumat, 15 Agustus 2025.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara BPOM, Dinas Pendidikan, dan pihak sekolah untuk melakukan pemeriksaan rutin terhadap kantin sekolah. Pemeriksaan ini, kata Sudarto, harus disertai dengan pembinaan kepada penjual agar mematuhi standar kebersihan dan keamanan pangan.

Selain pengawasan, edukasi kepada siswa dan orang tua juga dinilai sangat penting. Sudarto berpendapat bahwa anak-anak perlu diajarkan sejak dini untuk mengenali makanan sehat dan menghindari jajanan yang mencurigakan. 

“Kesadaran sejak dini akan membentuk pola makan yang lebih baik di masa depan,” jelasnya.

Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk memberikan dukungan berupa pelatihan bagi pelaku usaha kecil di sektor pangan, khususnya penjual jajanan sekolah, agar mereka mampu memproduksi makanan yang sehat, higienis, dan menarik bagi anak-anak.

Menurut Sudarto, pengawasan yang konsisten dan merata akan membantu mencegah terjadinya kasus keracunan atau masalah kesehatan lain yang diakibatkan oleh makanan yang tidak layak konsumsi. Ia menegaskan, anak-anak adalah generasi penerus yang harus dilindungi dari segala ancaman, termasuk dari sisi pangan.

“Kita ingin memastikan setiap anak di Palangka Raya, di kota maupun di pelosok, mendapatkan makanan yang aman, bergizi, dan mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal,” pungkas Sudarto. (MARINI/j)