BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Program Makan Bergizi (MBG) yang diadakan di sejumlah sekolah di Kuala Kapuas berhasil menarik perhatian para siswa pada Jumat, 15 Agustus 2025. Menu yang disajikan hari itu adalah mie ayam, yang disambut dengan antusiasme tinggi. Menu ini menjadi favorit, dan banyak siswa memberikan respons positif terhadap rasanya yang lezat.
"Mie ayamnya hari ini enak sekali," ujar Rizki, salah satu pelajar di MAN Kapuas.
Ternyata, menu mie ayam ini bukanlah pilihan sembarangan. Menurut Kepala SPPG Selat 01, Rayyana Aurora Nur Asysyifa, menu tersebut merupakan hasil dari permintaan langsung para siswa.
"Para siswa memiliki kesempatan untuk mengajukan saran menu dengan menuliskan permintaan mereka di selembar kertas yang kemudian diletakkan di dalam kotak makan. Inisiatif ini membuat para siswa merasa dilibatkan dan lebih menikmati program MBG," tuturnya kepada Borneonews.
Rayyana juga memastikan bahwa meskipun menu dipilih berdasarkan permintaan, nilai gizi dari setiap hidangan tetap menjadi prioritas. Tim SPPG memiliki ahli gizi yang bertugas menyusun menu agar sesuai dengan standar kebutuhan kalori dan nutrisi siswa. Hal ini dibenarkan oleh Rayyana,
"Betul, [mie ayam] memenuhi, ada standar gizi. Karbohidrat dari mie, protein hewani dari ayam, protein nabati dari tahu, vitamin dan mineral dari sayur sawi dan buah, serta tambahan susu." terangnya.
Program MBG ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap hidangan yang disajikan seimbang dan bermanfaat bagi kesehatan serta perkembangan siswa. Adanya ahli gizi yang terlibat dalam perencanaan menu menunjukkan komitmen tim SPPG untuk tidak hanya menyajikan makanan yang disukai siswa, tetapi juga yang mendukung pertumbuhan optimal mereka.
Kesuksesan menu mie ayam ini mendorong tim SPPG untuk terus menerima masukan dari siswa. Pihak SPPG menyebutkan bahwa mereka juga telah menerima berbagai permintaan menu lain, seperti spageti atau buah-buahan seperti anggur, yang akan dipertimbangkan untuk menu berikutnya. Ini menunjukkan pendekatan yang responsif dan fleksibel dalam menjalankan program MBG. (SABRIANOOR/Y)









