PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Wali Kota Palangka Raya menyatakan keterkejutannya setelah menerima surat dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang menyatakan dirinya terpilih sebagai salah satu peserta Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan II Tahun 2025. Surat dengan Nomor 800.2/4396/BPSDM tersebut dikeluarkan pada tanggal 7 Agustus 2025.

KPPD merupakan program yang bertujuan untuk menyiapkan pemimpin daerah yang visioner, adaptif, inovatif, dan memiliki karakter kebangsaan yang kokoh.

Program ini diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri bekerja sama dengan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Purnomo Yusgiantoro Center (PYC), dan Lee Kuan Yew School of Public Policy (LKYSPP).

Kursus ini bertujuan untuk memantapkan pemahaman peserta terhadap geopolitik global, dinamika kawasan Indo-Pasifik, serta ancaman dan peluang di tingkat nasional maupun daerah. Selain itu, KPPD juga diharapkan dapat menumbuhkan ide kreatif melalui program-program prioritas daerah.

Kegiatan KPPD Angkatan II akan dilaksanakan mulai tanggal 10 hingga 23 September 2025. Rangkaian kegiatan akan berlangsung selama 14 hari di Jakarta dan Singapura. Peserta akan mengikuti sesi di Lemhannas Jakarta (10-13 September), LKYSPP Singapura (14-20 September), dan BPSDM Kemendagri Jakarta (21-23 September).

"Saya kaget dapat surat ini dari Kemendagri bahwa saya salah satu kepala daerah di Kalteng yang menjadi peserta kursus pemantapan pimpinan daerah angkatan II tahun 2025," ungkap Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin Sabtu, 16 Agustus 2025.

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin berharap keikutsertaannya dalam KPPD Angkatan II ini dapat membawa perubahan positif bagi Kota Palangka Raya.

"Mohon doa dan dukungannya dari masyarakat agar saya bisa lancar mengikuti kegiatan kursus pemantapan pimpinan daerah angkatan II tahun 2025," ujarnya. (PATHUR/H)