BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Puluhan warga dan belasan anggota Satuan Polisi Air (Sat Polair) Polda Kalimantan Tengah serta Polres Kotawaringin Barat bahu-membahu memperbaiki Jalan HM. Ali di RT 04, Desa Sungai Kapitan, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).

"Kondisi jalan HM. Ali memang sangat memprihatinkan, sudah jalannya berlumpur ditambah semak belukar lebat di kiri dan kanan jalan menambah kumuh. Padahal itu akses pulang pergi nelayan yang habis melaut. Syukurlah ada upaya dari Satpol Air untuk memperbaikinya," kata Gianto, warga RT 04, Desa Sungai Kapitan, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, usai kerja bhakti bersama anggota Polair Polda dan Polres Kobar, Selasa (1/11/2016).

Selain melakukan penimbunan jalan, warga dan anggota polisi air juga melakukan pembersihan saluran drainase sepanjang hampir 700 meter yang mengalami sedimentasi akibat terbawanya material pasir oleh arus air. Sementara dengan menggunakan mesin pemotong rumput warga merapikan sisi jalan yang rimbun oleh semak.

Dalam kegiatan kerja bhakti yang merupakan bagian dari HUT Polair ke 66 itu tidak kurang 10 truk tanah merah diturunkan untuk penimbunan jalan. Dengan menggunakan peralatan cangkul anggota Sat Polair secara bergantian meratakan tanah, terutama dititik-titik yang berlubang dan becek.

Kasat Polair Polres Kobar AKP Wawan Ariananda mengatakan, kegiatan gotong royong bersama warga Desa Kapitan merupakan rangkaian dari HUT Polair. Ia menjelaskan bahwa kondisi jalan yang becek, berlubang dan kumuh karena adanya semak belukar menjadi pertimbangan pihaknya menjadikan jalan itu sebagai sasaran bakti sosial.

"Kegiatan gotong royong ini merupakan rangkaian HUT Polair, kenapa jalan ini yang dipilih ya bisa dilihat sendiri bagaimana kondisinya, selain jalan kita juga membersihkan drainase mengingat saat ini sudah memasuki musim penghujan," kata Wawan.(KOKO SULISTYO/m)