BORNEONEWS, Nanga Bulik - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Lamandau kembali menggelar latihan rutin olahraga tradisional menyumpit.
Kegiatan ini berlangsung di Bundaran Rusa pada Jumat, 15 Agustus 2025 sore dengan tujuan melestarikan budaya daerah dan meningkatkan kemampuan atlet.
Latihan ini adalah wujud nyata komitmen Dispora Lamandau dalam melestarikan warisan budaya daerah. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk mengasah kemampuan para atlet menyumpit agar semakin berprestasi.
Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lamandau, Medika Hermawan mengungkapkan kebanggaannya melihat antusiasme peserta dari berbagai usia.
"Ini membuktikan bahwa warisan budaya kita tetap hidup dan dicintai oleh masyarakat," ujar Kadispora melalui pesan WhatsApp, Sabtu, 16 Agustus 2025.
Menyumpit bukan sekadar olahraga biasa, melainkan bagian tak terpisahkan dari identitas budaya Lamandau. Dispora Lamandau bertekad untuk terus memberikan dukungan penuh agar olahraga ini semakin dikenal dan digemari.
Medika berharap latihan rutin ini akan memicu minat generasi muda untuk menggeluti olahraga menyumpit. Dengan begitu, tradisi ini akan terus lestari dan berkembang di masa depan.
"Tak hanya itu, latihan ini juga menjadi wadah bagi para atlet untuk meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi yang membanggakan. Dengan latihan yang terarah dan dukungan yang solid, bukan tidak mungkin atlet-atlet Lamandau akan bersinar di kancah nasional," jelas Kadispora.
Suasana keakraban dan kebersamaan sangat terasa dalam setiap sesi latihan. Para peserta saling berbagi ilmu dan pengalaman, menciptakan ikatan yang erat sebagai keluarga besar pecinta olahraga menyumpit.
"Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, Dispora Lamandau yakin bahwa olahraga menyumpit akan terus maju dan menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Lamandau. Mari bersama lestarikan budaya, raih prestasi!" tutupnya. (R)









