BORNEONEWS, Palangka Raya – Ketua DPRD Palangka Raya, Subandi menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak cukup hanya dengan memperbaiki aspek akademik, tetapi juga harus dibarengi dengan pembenahan sistem pembelajaran dan penguatan infrastruktur sekolah.
Hal ini disampaikannya sebagai bagian dari komitmen DPRD dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di daerah.
Menurut Subandi, pendidikan yang berkualitas harus mampu menciptakan generasi unggul yang siap menghadapi tantangan zaman. Oleh karena itu pembaruan kurikulum, peningkatan kompetensi guru, serta pemanfaatan teknologi dalam proses belajar-mengajar menjadi langkah yang tidak bisa diabaikan.
“Kalau sistem pembelajaran kita masih tertinggal, anak-anak akan kesulitan bersaing di tingkat yang lebih tinggi. Pembenahan sistem harus sejalan dengan program peningkatan kualitas pendidikan,” jelasnya, Sabtu, 16 Agustus 2025.
Subandi menekankan pentingnya ketersediaan infrastruktur pendidikan yang memadai. Masih banyak sekolah di Palangka Raya yang membutuhkan perbaikan ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, hingga fasilitas penunjang digital.
“Sarana dan prasarana adalah fondasi yang menentukan efektif atau tidaknya proses pembelajaran,” tambahnya.
Ia juga menilai bahwa pemerintah daerah perlu lebih serius mengalokasikan anggaran pendidikan secara proporsional.
Menurutnya investasi bidang pendidikan adalah investasi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia yang berdaya saing tinggi.
DPRD Palangka Raya, kata Subandi, berkomitmen untuk mengawal kebijakan anggaran dan program kerja pemerintah di sektor pendidikan. “Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang digelontorkan untuk pendidikan benar-benar memberi dampak positif bagi peserta didik,” tegasnya.
Dia juga mengingatkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam membangun lingkungan pendidikan yang sehat. Sinergi ini akan memperkuat efektivitas program yang telah dijalankan. (MARINI/R)









