BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota Komisi I DPRD Palangka Raya, Hatir Sata Tarigan menegaskan bahwa Pemerintah Kota harus disiplin dalam mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Menurutnya setiap rupiah dalam APBD harus digunakan sesuai perencanaan yang telah ditetapkan agar program pembangunan berjalan tepat sasaran.
APBD merupakan instrumen penting untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu pengelolaannya tidak boleh dilakukan secara serampangan, apalagi menyimpang dari rencana kerja pemerintah yang sudah disepakati bersama DPRD.
“Disiplin anggaran adalah kunci agar pembangunan kota bisa berjalan efektif. Kalau pelaksanaan tidak sesuai perencanaan, maka program yang sudah dirancang tidak akan memberi hasil maksimal,” ujar Hatir, Sabtu, 16 Agustus 2025.
Politisi Demokrat ini juga mengingatkan, bahwa pengelolaan anggaran yang tidak disiplin berpotensi menimbulkan inefisiensi dan bahkan membuka peluang terjadinya penyalahgunaan. Oleh sebab itu, Pemko perlu memperkuat mekanisme pengawasan internal di setiap SOPD.
Selain pengawasan, Hatir menekankan pentingnya transparansi penggunaan anggaran. Masyarakat, katanya, berhak mengetahui sejauh mana APBD digunakan untuk kepentingan publik.
Dengan transparansi, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan semakin meningkat.
DPRD Palangka Raya memiliki fungsi pengawasan untuk memastikan program pemerintah berjalan sesuai jalurnya.
“Kami siap mengawal agar pelaksanaan APBD tetap sesuai perencanaan. Ini penting demi menjaga akuntabilitas dan efektivitas pembangunan,” tegasnya.
Ia juga berharap agar pemerintah kota lebih selektif dalam menetapkan prioritas penggunaan anggaran. Program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar harus tetap menjadi fokus utama.
Phaknya akan terus mendorong terciptanya tata kelola anggaran yang disiplin, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
“APBD bukan sekadar angka, tetapi amanah rakyat yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” pungkasnya. (MARINI/R)









