SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor memastikan proses hibah lahan untuk pembangunan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) baru di wilayah ini sedang dalam tahap pengkajian oleh bagian aset.

“Sudah dalam proses ini dikaji di bagian aset karena saya ingin ada MAN baru. Kita tidak mengembangkan MAN yang ada tetapi menambah MAN,” kata Halikinnor, Sabtu, 16 Agustus 2025.

Lahan yang disiapkan berada di Jalan Lingkar Utara dan merupakan hibah dari masyarakat kepada pemerintah daerah.

Lahan tersebut akan diperuntukkan bagi pembangunan sekolah tingkat SLTA, khususnya MAN. “Sekarang sudah ada MAN 1, nanti MAN 2 kalau perlu kualitasnya lebih bagus lagi,” ujarnya.

Sebelumnya Halikinnor menggelar pertemuan dengan jajaran Kementerian Agama (Kemenag) Kotim dan Kanwil Kemenag Kalimantan Tengah (Kalteng) di rumah jabatan pada Rabu, 11 Juni 2025.

Dalam pertemuan tersebut, Kemenag Kotim mengungkapkan keterbatasan daya tampung MAN 1 Kotim yang saat ini menjadi satu-satunya madrasah aliyah reguler di daerah ini.

Menurut Halikinnor, tingginya minat masyarakat menyekolahkan anak di madrasah menunjukkan perlunya penambahan lembaga pendidikan berbasis Islam.

Kemenag Kalteng kemudian mengajukan permohonan hibah tanah melalui surat nomor B-431/Kw.15.2/HM.01/06/2025 tertanggal 13 Juni 2025. (DEWI PATMALASARI/R)