PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah menyiapkan arah pembangunan daerah dalam empat fase hingga 2045.

Hal tersebut dipaparkan Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Darliansjah saat menjadi narasumber Orientasi Pendidikan Program Pascasarjana Universitas Palangka Raya Tahun Akademik 2025/2026.

Ia menjelaskan, fase pertama (2025–2029) merupakan tahap fondasi untuk memperkuat dasar pembangunan. Selanjutnya, fase kedua (2030–2034) diarahkan pada akselerasi hilirisasi dengan fokus transformasi ekonomi, diversifikasi, dan penguatan pusat pertumbuhan.

“Fase ketiga (2035–2039) adalah integrasi ekonomi-ekologi untuk menyeimbangkan pembangunan dengan kelestarian lingkungan (green growth). Lalu, fase keempat (2040–2045) memantapkan kemandirian dan daya saing hingga tingkat global,” jelas Darliansjah di Palangka Raya, Jumat, 15 Agustus 2025.

Selain menjelaskan roadmap pembangunan tersebut, ia juga menekankan pentingnya riset terapan dan inovasi lokal untuk mendukung pencapaian setiap fase pembangunan daerah.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga perlu dukungan riset akademis yang aplikatif dan bermanfaat langsung bagi masyarakat.

Menutup paparannya, Darliansjah berharap mahasiswa pascasarjana dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam melahirkan inovasi yang membumi dan mendukung agenda pembangunan jangka panjang daerah. (HERMAWAN DP/R)