BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Owner Citra Borneo Indah (CBI) Group, H. Abdul Rasyid AS, menekankan pentingnya integritas dan komitmen jangka panjang dalam menjaga perusahaan. Pesan ini ia sampaikan dalam kegiatan National Family Fair 2025 yang digelar usai upacara HUT ke-80 RI, Minggu, 17 Agustus 2025.
“Saya sangat bangga melihat karyawan tadi, anak muda yang jujur, penuh semangat, dan bertanggung jawab. Harapan saya, di acara seperti ini selalu ada pesan moral kepada karyawan, bahkan juga kepada supplier dan mitra bisnis kita. Mereka tidak perlu menyogok atau memberi ucapan terima kasih kepada anak buah kita. Cukup dengan memberikan layanan terbaik. Urusan memberi terima kasih dan gaji pada karyawan, biar perusahaan yang menanggung,” jelas H. Abdul Rasyid AS.
H. Abdul Rasyid AS menegaskan bahwa karyawan yang menunjukkan dedikasi dan kejujuran wajib dihargai.
“Karyawan yang berdedikasi baik dan penuh semangat harus kita hargai, harus kita kasih reward,” tegasnya.
Menurut H. Abdul Rasyid AS, CBI Group dibangun dengan visi jangka panjang, bukan untuk kepentingan sesaat.
“Saya membangun perusahaan ini untuk ratusan tahun ke depan. Saya ingin karyawan tidak hanya bekerja hari ini atau besok, tapi sampai pensiun. Karena perusahaan ini saya rancang bukan untuk sebentar, melainkan untuk jangka panjang,” jelasnya.
Selain itu, H. Abdul Rasyid AS mengingatkan ancaman praktik korupsi yang dapat menghancurkan perusahaan.
“Kalau sudah ada korupsi, tidak lama perusahaan itu akan bangkrut. Tapi kalau tumbuh orang-orang yang jujur, penuh kepedulian, dan bersemangat, maka hal-hal yang bisa merusak itu akan terhindarkan,” jelas H. Abdul Rasyid AS.
Pesan integritas tersebut menjadi semakin relevan, setelah keberanian Yohanes Melkior Somong, karyawan PT Borneo Sawit Gemilang (BSG) PKS Pangkoh Regional 4, yang berhasil mengungkap kasus suap oleh oknum suplier buah kepada salah seorang karyawan.
“Bahkan saya sempat diserang secara fisik oleh pelaku penyuapan tersebut,” ungkap Yohanes Melkior Somong saat menceritakan pengalamannya.
Meski mendapat tekanan, Yohanes Melkior Somong tetap teguh pada sikapnya menolak suap dan melaporkan peristiwa itu. Atas keberaniannya, ia mendapat apresiasi langsung dari Owner CBI Group.
“Saya berterima kasih pada H. Abdul Rasyid AS atas apresiasi yang beliau sampaikan kepada saya,” ucap Yohanes Melkior Somong. (WAHYU KRIDA/j)









