KASONGAN (Borneo): Kebakaran di ruangan Kepala Bidang Keuangan RSUD Mas Amsyar Kasongan Kabupaten Katingan diduga ada unsur kesengajaan atau sabotase?.

Ini lantaran kebakaran terjadi di saat pihak Badan Pemeriksa Keuangan (BKP RI) Perwakilan Kalteng tengah melakukan pemeriksaan di sejumlah SKPD, namun belum sempat memeriksa di RSUD Mas Amsyar itu.

Kapolsek Katingan Hilir Iptu Setyo Sidik Pramono yang dikonfirmasi di tempat kejadian perkara (TKP) di lantai dua RSUD Mas Amsyar, Rabu (2/11) mengaku jika pihaknya belum mengetahui sebab musabab terjadinya kebakaran yang menghanguskan banyak dokumen penting yang disimpan di rak kayu Kabid Keuangan tersebut. 

"Sejauh ini polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan belum bisa menyimpulkan penyebabnya," tegas Kapolsek Katingan Hilir Iptu Setyo Sidik Pramono.

Kapolres Katingan AKBP Tato Pamungkas Suyono yang datang ke TKP sejam setelah kejadian menegaskan pihaknya akan berusaha menyelidiki apa penyebab terjadinya kebakaran di ruangan kabid keuangan RSUD Mas Amsyar tersebut.

"Mungkin nanti kita akan panggil tim identifikasi dari Polres Katingan, kalau perlu kita datangkan pihak Labfor (laboratorium forensik) Mabes Polri di Surabaya," kata Kapolres Tato.

Saat ditanya dugaan sementara hingga menyebabkan banyak dokumen penting di ruangan kabid keuangan itu yang hangus, Kapolres Tato menegaskan jika pihaknya belum tahu dengan alasan masih menunggu tim ahli melakukan pemeriksaan.

Wakil Bupati Sakariyas prihatin atas kejadian kebakaran di ruangan kabid keuangan RSUD Mas Amsyar tersebut.

"Kita kurang tahu apakah kejadiannya karena korsleting listrik atau bagaimana," kata Wabup Sakariyas.

Wabup berharap dokumen-dokumen sisa kebakaran agar tetap disimpan dan dijaga. "Apalagi saat ini sedang ada pemeriksaan dari BPK RI terkait penggunaan anggaran tahun 2015,"  (GP/*)