TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Kodim 1012 Buntok bekerja sama dengan Perum Bulog Buntok, mengadakan Gerakan Pangan Murah dengan menjual beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) bersubsidi, di Halaman Rumah Jabatan Perwira Penghubung Kodim 1012 Buntok, Tamiang Layang, Minggu, 17 Agustus 2025.

Dalam kegiatan kali ini, Kodim Buntok menyiapkan beras SPHP sebanyak 5 ton dengan kemasan 5 kilogram.

Gerakan Pangan Murah tersebut disambut antusias oleh masyarakat karena tidak ada pembatasan, siapapun boleh membeli beras yang dihargai Rp50 ribu per kemasan itu.

Perwira Penghubung Kodim 1012 Buntok, Kapten Inf S Maswatu, menjelaskan bahwa  Gerakan Pangan Murah itu diadakan untuk memanfaatkan momentum peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Jadi peserta upacara peringatan HUT Kemerdekaan di Halaman Kantor Bupati bisa sekalian membeli beras murah setelah selesai upacara," ujarnya memberi alasan.

Maswatu menjelaskan, harga normal beras tersebut dari Bulog sebesar Rp65 ribu, namun disubsidi oleh Dandim Buntok Kolonel Inf Langgeng Pujut Santoso, sebesar Rp15 ribu, sehingga masyarakat dapat membeli dengan harga yang lebih murah yakni Rp50 ribu.

"Semua ini berkat usaha Bapak Dandim. Saya Pabung sebagai penyambung lidah antara pemerintah daerah dan Kodim, menjalankan perintah Bapak Dandim untuk menjual dengan harga Rp50 ribu karena sudah disubsidi oleh beliau sebesar Rp15 ribu," terangnya.

Maswatu menegaskan bahwa Kodim Buntok mendukung program pemerintah daerah termasuk untuk melakukan stabilisasi harga pangan dan menekan laju inflasi. 

"Ini tidak berhenti sampai di sini, perintah dari pimpinan setiap Koramil akan membuka Gerakan Pangan Murah sehingga seluruh lapisan masyarakat dapat mengakses harga pangan yang murah," tandasnya. (AGUSTINUS BOLE MALO/y)