PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Setelah berjuang melawan penyakit pneumonia yang dideritanya, Pangeran Muasjidinsyah bin Pangeran Ratu Alamsyah, Sultan Kotawaringin ke-14, wafat pada Senin, 18 Agustus 2025 pukul 13.50 WIB di Rumah Sakit Sultan Imanuddin Pangkalan Bun meninggal dunia pada usia 77 tahun 

Hal tersebut disampaikan putra almarhum yaitu Gusti Moch. Awaludin M usai dikebumikan di Komplek Pemakaman Kesultanan Kotawaringin, 19 Agustus 2025. Ia menuturkan bahwa kondisi kesehatan ayahandanya sudah beberapa kali memburuk hingga harus menjalani perawatan intensif. 

"Beliau wafat karena menderita pneumonia, dan ini sudah kali keempat beliau masuk rumah sakit. Yang terakhir, beliau dirawat kurang lebih selama 17 hari,” jelas Gusti Moch. Awaludin M.

Menurut Gusti Moch. Awaludin M, tim medis telah berupaya maksimal dalam penanganan penyakit yang diderita almarhum. Dukungan dari dokter spesialis serta tenaga medis turut memberikan perhatian penuh selama masa perawatan. 

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para dokter dan tenaga medis yang sudah dengan tulus merawat ayahanda,” jelas Gusti Moch. Awaludin M.

Gusti Moch. Awaludin M, menambahkan, kesehatan sang ayah juga kian menurun sejak kepergian kakaknya, Sultan Kotawaringin ke-15, Pangeran Ratu Sukma Alamsyah. 

“Setelah mendapatkan kabar wafatnya Sultan ke-15, kondisi beliau terus menurun. Ditambah faktor usia dan fungsi organ yang mulai melemah, sehingga membuat beliau semakin rentan,” jelas Gusti Moch. Awaludin M.

Meski keluarga telah menyiapkan berbagai upaya pengobatan, Gusti Moch. Awaludin M, menegaskan bahwa semua adalah kehendak Allah SWT. 

“Kami ikhlas, ini sudah menjadi takdir Allah. Kami hanya bisa berdoa semoga segala amal ibadah beliau diterima dan ditempatkan di sisi-Nya,” ucapnya. (WAHYU KRIDA/Y)