BORNEONEWS, Kuala Kapuas -- Masyarakat Kecamatan Kapuas Tengah ( Pujon ) boleh merasa terbantu dan bangga, khususnya bagi keluarga yang datang dari Desa-desa di luar Kota Pujon, untuk menunggu proses kelahiran keluarganya di Puskesmas Pujon, dengan diresmikannya oleh Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat Rumah tunggu kelahiran (RTK) “ASI” yang ditandai dengan pengguntingan pita serta pembukaan selubung papa nama, Selasa ( 1/11) pagi. Pendirian RTK ini salah satunya adalah untuk mencegah kematian ibu dan anak dalam proses melahirkan.
Rumah tunggu kelahiran (RTK) tersebut sangat strategis terletak di jalan Damang E Rabu dengan fasilitas yang cukup dan tidak jauh dari Puskesmas Pujon sehingga masyarakat yang menempatinya mudah mengakses keluarganya yang ada di Puskesmas.
Tampak hadir dalam cara peresmian itu para Kepala SKPD Kabupaten Kapuas, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, Camat Kapuas Tengah beserta unsur Tripika Kecamatan Kapuas Tengah, Kepala Puskesmas UPT Pujon Dr.Tabion Huda, para Kepala Desa, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama, para bidan dan perawat serta Ibu-ibu kader Pusyandu Kecamatan Pujon.
Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat dalam arahanya mengharapkan agar masyarakat Kecamatan Pujon khususnya yang datang dari desa-desa di luar kota Pujon yang tidak mempunyai keluarga maupun rumah sementara menunggu keluarganya melahirkan, dapat memanfaatkan rumah tunggu kelahiran tersebut dengan sebaik-baiknya.
Sementara itu Kepala UPT Puskesmas Pujon Dr.Tabion Huda dalam laporannya menyampaikan bahwa Puskesmas Pujon mempunyai 1 Puskesmas Induk/ Puskesmas perawatan dengan 5 Puskesdes, 6 Postu 19 Posyandu yang tersebar di Desa di Wilayah Kecamatan Pojun.
Lebih jauh dia mengatakan bahwa tujuan dari rumah tunggu kelahiran tersebut adalah untuk membantu manampung keluarga yang sedang menunggu keluarganya melahirkan di fasilitas kesehatan/Puskesmas. Sehingga pada akhirnya akan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan mengurangi angka kematian Ibu dan anak. Kepada keluarga yang menunggu proses kelahiran isterinya dijamin makan dan minum selama 5 hari,katanya.








